Kabut Asap Makin Pekat, Pengguna Jalan di Bagendang Pilih Menepi

Usay Nor Rahmad • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 17:34 WIB
Kondisi kabut asap di salah satu jalan raya di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (23/9/2026). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Kondisi kabut asap di salah satu jalan raya di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (23/9/2026). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kabut asap di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) semakin mengganggu aktivitas warga. Kondisi paling terasa pada Rabu (23/9/2026 ). Bahkan saat pagi hari, jarak pandang di sejumlah wilayah menurun drastis.

Salah seorang warga, Didi Mursidi, mengaku jarak pandang saat melintas di kawasan Bagendang sangat terbatas. Kondisi tersebut membuatnya harus menepi demi menghindari risiko kecelakaan.

“Pagi tadi jarak pandang efektif hanya 10 meter saja. Bahkan waktu di Bagendang (Kecamatan Mentaya Hilir Utara) terpaksa menepi,” ungkap Didi, Rabu (23/9/2026).

Kondisi yang dilaporkan warga tersebut sejalan dengan pengamatan BMKG Kotim di Bandara H Asan Sampit. Pada pukul 07.00 WIB, jarak pandang tercatat hanya 100 meter dengan kondisi kabut asap.

Jarak pandang sempat meningkat menjadi 500 meter pada pukul 08.00 WIB dan 1,2 kilometer pada pukul 09.00 WIB. Namun, kabut asap masih tercatat hingga siang hari.

Pada pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, jarak pandang berada di kisaran 1 kilometer. Kondisi serupa masih tercatat pada pukul 12.00 WIB.

Di tengah kondisi tersebut, jumlah hotspot di Kotim juga masih tinggi. Data BMKG per Rabu (23/9) mencatat 1.844 titik panas dalam 24 jam terakhir.

Kecamatan Mentaya Hilir Utara menjadi wilayah dengan konsentrasi tertinggi, yakni 689 titik. Desa Bagendang Tengah menjadi penyumbang terbesar dengan 589 titik panas.

Dari jumlah tersebut, 27 titik di Bagendang Tengah memiliki tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence di atas 80 persen.

Selain Mentaya Hilir Utara, hotspot juga terdeteksi di Pulau Hanaut sebanyak 355 titik, Baamang 208 titik, serta Mentawa Baru Ketapang 117 titik.

Kabut asap yang masih bertahan hingga siang hari membuat jarak pandang menjadi perhatian, terutama bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan dengan konsentrasi hotspot tinggi. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
menepi pengguna jalan sampit kotim kabut asap