PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Jenazah yang ditemukan mengapung di perairan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (22/9/2026) sore, dievakuasi untuk menjalani proses identifikasi dan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
Komandan Lanal Kumai Mayor Laut (P) Wahyu Setyadi mengatakan, hingga Selasa malam (22/9/2026) belum dapat dipastikan apakah jenazah tersebut merupakan salah satu korban KM Virgo Transport 8.
Baca Juga: Nelayan Kumai Temukan Mayat Mengapung di Tanjung Puting, Diduga Terkait KM Virgo Transport 8
Kepastian identitas masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan jenazah bermula sekitar pukul 15.56 WIB. Seorang nelayan yang sedang melaut menemukan tubuh manusia mengapung di sekitar perairan Kumai pada koordinat 3°33'6.34" LS dan 111°41'33.69" BT. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Basarnas Pangkalan Bun.
Sekitar pukul 19.00 WIB, tim SAR gabungan bergerak melakukan evakuasi terhadap jenazah yang ditemukan di sekitar perairan Tanjung Api-Api, Kumai. Setelah proses evakuasi, tim tiba di dermaga Kumai sekitar pukul 20.30 WIB.
Baca Juga: Inilah Kronologi Pembunuhan Selebgram Sampit yang Terungkap di Pengadilan
"Tubuh korban dalam keadaan membusuk dan tidak ditemukan identitas diri. Rencana korban akan dievakuasi ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk dilakukan otopsi," ungkap Wahyu Setyadi, Selasa malam (22/9/2026).
Dalam proses evakuasi tersebut, tim gabungan melibatkan personel Pos Basarnas Pangkalan Bun, Pos Binpotmar Kumai, Pos Airud Polda Kalteng DAS Kumai, Airud Polres Kobar, KPLP KSOP Kumai, Polsek Kumai, Syahbandar Pelabuhan TPI Kumai, Pospol KP3 Kumai, Satlantas Kobar dan PMI Kobar.
Hasil otopsi dan pemeriksaan selanjutnya diharapkan dapat membantu mengungkap identitas jenazah serta memastikan apakah berkaitan dengan insiden KM Virgo Transport 8. (sam/sla)
Editor : Slamet Harmoko