NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Warga Desa Karang Taba, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau, dihebohkan dengan penemuan seorang perempuan berinisial M yang meninggal dunia di dalam rumah dengan posisi tergantung, Senin (21/9/2026).
Kuat dugaan pelaku nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri dengan seutas tali nilon. Motif masih dalam penyelidikan aparat kepolisian setempat.
Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto melalui Kasat Reskrim Polres Lamandau AKP Waryoto membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut.
Baca Juga: Viral di Medsos! Vokalis Band di Palangka Raya Mengaku Dilecehkan saat Manggung di Acara Amal
“Iya, benar. Kami menerima laporan adanya seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah di wilayah Desa Karang Taba,” ujar AKP Waryoto.
Berdasarkan laporan kepolisian, informasi mengenai kejadian tersebut diterima sekitar pukul 09.00 WIB. Mendapat laporan itu, personel piket Polsek Lamandau bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Lamandau mendatangi lokasi kejadian.
Petugas tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap kondisi korban.
Dari hasil pemeriksaan awal dan visum luar oleh dokter, ditemukan adanya jeratan pada bagian leher yang diduga berkaitan dengan tali yang ditemukan di lokasi.
Baca Juga: Lemas di Tepi Sungai Lamandau, Anak Orangutan Peluk Warga Saat Diselamatkan
Sejumlah barang turut diamankan petugas untuk kepentingan penyelidikan, di antaranya satu utas tali berwarna hitam, sebuah kursi plastik berwarna jingga, dan satu unit telepon seluler iPhone 11 berwarna merah.
“Untuk memastikan penyebab kematian dan mengetahui kondisi korban, petugas telah melakukan pemeriksaan medis dan olah TKP,” kata Waryoto.
Pemeriksaan visum et repertum dilakukan oleh dokter Puskesmas Desa Kawa. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
Polisi Masih Dalami Dugaan Motif
Sementara itu, informasi yang diperoleh di lapangan menyebut korban diduga memiliki persoalan rumah tangga sebelum kejadian. Namun, dugaan tersebut masih perlu didalami dan belum disampaikan sebagai kesimpulan resmi mengenai motif.
Polisi juga disebut menemukan informasi terkait aktivitas korban sebelum meninggal dunia yang kemudian menjadi bagian dari bahan penyelidikan.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian serta penyebab kematian korban. (mex)
Editor : Slamet Harmoko