Dievakuasi dari Pesisir Seruyan, Identitas Dua Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Masih Misterius

M. Rifani Dewantara • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 17:45 WIB
Sekitar pukul 08.38 WIB, tim berhasil mengevakuasi jenazah pertama. Selanjutnya, sekitar pukul 10.30 WIB, jenazah kedua berhasil dievakuasi dari kawasan pesisir Sungai Rambai, Kabupaten Seruyan, Kalteng
Sekitar pukul 08.38 WIB, tim berhasil mengevakuasi jenazah pertama. Selanjutnya, sekitar pukul 10.30 WIB, jenazah kedua berhasil dievakuasi dari kawasan pesisir Sungai Rambai, Kabupaten Seruyan, Kalteng

KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com - Misteri dua jenazah yang ditemukan di kawasan pesisir Kabupaten Seruyan masih belum terungkap. Hingga proses evakuasi selesai, identitas maupun asal-usul kedua korban belum diketahui.

Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan unsur pemerintah desa mengevakuasi dua jenazah tersebut, Senin (21/9).

Jenazah pertama ditemukan di kawasan pesisir antara Sungai Tulis dan Sungai Gantingan. Sedangkan jenazah kedua ditemukan di kawasan pesisir Sungai Rambai, Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir.

Proses evakuasi diawali dengan apel gabungan di Kampung Sandurian sekitar pukul 07.10 WIB. Apel dipimpin Kepala Basarnas Kalimantan Tengah Anak Agung Ketut Alit Suparnata sebelum tim bergerak menuju lokasi.

Sekitar pukul 08.38 WIB, tim berhasil mengevakuasi jenazah pertama. Selanjutnya, sekitar pukul 10.30 WIB, jenazah kedua berhasil dievakuasi dari kawasan pesisir Sungai Rambai.

Kapolsek Seruyan Hilir Ipda Eko Andrianto mengatakan, kedua jenazah selanjutnya akan menjalani pemeriksaan untuk memastikan identitas serta asal-usulnya.

“Kedua jenazah sudah berhasil kami evakuasi. Untuk identitas maupun asal-usulnya masih dalam proses pemeriksaan dan identifikasi. Kami bersama instansi terkait akan menindaklanjuti temuan ini sesuai prosedur,” katanya.

Kedua jenazah rencananya dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi lebih lanjut.

Karena belum ada kepastian mengenai identitasnya, keduanya masih berstatus sebagai jenazah tanpa identitas.

Dalam proses pencarian dan evakuasi, tim juga menemukan satu unit skoci bertuliskan KM Virgo Transport 8.

Namun, hingga kini belum ada kesimpulan mengenai hubungan antara skoci tersebut dengan dua jenazah yang ditemukan.

Temuan skoci masih didata dan dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk mengetahui asal-usulnya.

Proses evakuasi dan penanganan di lapangan melibatkan personel Basarnas Kalteng, Kamarnit DAS Seruyan beserta personel, Pos TNI AL Kuala Pembuang, Polsek Seruyan Hilir, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Perlu, Koramil 1015-09 Seruyan Hilir, serta aparatur Desa Sungai Perlu.

Setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai, tim kembali ke Kantor Desa Sungai Perlu sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan konsolidasi.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap identitas kedua jenazah serta memastikan asal-usul temuan skoci tersebut.

 "Kedua korban kita evakuasi menggunakan RBB (Riggid Bouyancy Boat) menuju Pelabuhan Segintung, dan akan dibawa ke Pos AL Kuala Pembuang Dan selanjutnya dibawa ke Banjarmasin menggunakan Ambulance untuk dilakukan proses identifikasi," Kepala Kantor SAR Palangka Raya AA. Ketut Alit Supartana

Tim SAR Gabungan terdiri dari Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Pos TNI AL Samuda, Pos TNI AL Kuala Pembuang, Polairud Polda Kalteng, Polres Seruyan, dan Polsek Seruyan Hilir. 

"Dengan ditemukannya dua korban di wilayah Seruyan, Kami mengerahkan personil untuk terus melakukan pencarian untuk mencari keberadaan korban yang lain," tutup Alit.  (rdw/daq/sla)

 

Editor : Slamet Harmoko
jenazah korban KM Virgo Transport seruyan kalteng