NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Seekor anak orangutan ditemukan dalam kondisi lemas di tepi Sungai Lamandau, Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Senin (21/9/2026) pagi.
Satwa dilindungi tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan, anak orangutan terlihat lemah dan hanya sedikit melakukan perlawanan ketika didekati warga.
Warga menduga kondisi tersebut berkaitan dengan paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Lamandau.
Baca Juga: Sempat Dehidrasi, Anak Orangutan Temuan Warga Lamandau Dinamai DINAS dan Dijemput Tim BKSDA
Namun, kondisi kesehatan dan penyebab lemahnya satwa tersebut masih memerlukan pemeriksaan dari petugas berwenang.
Warga kemudian berupaya menyelamatkan anak orangutan itu dari tepi sungai. Sebagai pertolongan sementara, satwa tersebut diberi air minum dan susu.
Karena kondisinya lemah, anak orangutan tersebut justru terlihat jinak. Menurut warga, satwa itu tidak melakukan perlawanan ketika diamankan.
Bahkan, saat didekati, anak orangutan tersebut disebut menurut dan sempat memeluk warga yang menyelamatkannya.
Baca Juga: Ajaib! Beli Kendaraan Cash, Berubah Jadi Kredit
Warga hingga kini belum mengetahui keberadaan induk anak orangutan tersebut. Belum diketahui apakah satwa itu terpisah dari induknya atau terdapat kondisi lain yang membuatnya berada seorang diri di tepi sungai.
Salah seorang warga Desa Batu Kotam, Gusti Nobon, mengatakan warga tidak memiliki kemampuan untuk merawat satwa dilindungi tersebut dalam jangka panjang.
Karena itu, warga meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) segera datang untuk melakukan evakuasi dan penanganan.
“Kami tidak mampu menjaga dan merawatnya, jadi minta tolong kepada BKSDA untuk mengambilnya agar bisa dirawat dengan baik,” ungkap Gusti Nobon.
Tidak lama setelah penemuan tersebut, warga menghubungi Polsek Bulik. Kapolsek Bulik AKP Karno kemudian turun langsung ke Desa Batu Kotam untuk mengecek kondisi anak orangutan tersebut.
“Benar, warga Batu Kotam telah menemukan seekor anak orangutan. Kita telah laporkan ke BKSDA Kobar untuk dilakukan evakuasi sebagaimana mestinya,” ucap AKP Karno.
Baca Juga: Keluar Habitat Karena Karhutla, Kukang Imut Ini Nyaris Tewas Tersengat Listrik
Warga berharap petugas segera melakukan evakuasi sekaligus pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan anak orangutan tersebut.
Pemeriksaan juga diharapkan dapat membantu memastikan apakah induknya masih berada di sekitar lokasi.
Penemuan ini menjadi perhatian warga di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla yang masih terjadi di Lamandau.
Masyarakat berharap satwa liar yang ditemukan dapat segera mendapat penanganan dari pihak berwenang dan, apabila kondisinya memungkinkan, dikembalikan ke habitatnya. (mex)
Editor : Slamet Harmoko