Jarak Pandang Sempat Drop Menjadi 700 Meter, Penerbangan di Bandara H Asan Sampit Masih Normal

Usay Nor Rahmad • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 18:14 WIB
Pesawat milik Maskapai Super Air Jet usai mendarat di Bandar Udara H Asan Sampit, Minggu (20/9/2026). Tampak kabut asap di Sampit makin menebal saat sore hari. (Heru Prayitno/Radar Sampit)
Pesawat milik Maskapai Super Air Jet usai mendarat di Bandar Udara H Asan Sampit, Minggu (20/9/2026). Tampak kabut asap di Sampit makin menebal saat sore hari. (Heru Prayitno/Radar Sampit) 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Aktivitas penerbangan di Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih berjalan normal, Minggu (20/9/2026). Kondisi tersebut terjadi meski kabut asap kembali menyelimuti wilayah Sampit.

Personal in Charge (PIC) Civil Aviation Publication Team Bandara H Asan Sampit Alfiansyah mengatakan, penerbangan rute Jakarta-Sampit dan Sampit-Surabaya masih berjalan normal.

Penerbangan dari Jakarta dengan rute CGK-SMQ tercatat mendarat pada pukul 14.13 WIB. Sementara penerbangan Wings Air rute Surabaya-Sampit (SUB-SMQ) mendarat pada pukul 13.16 WIB.

“Untuk hari ini CGK-SMQ saja masih normal, landing jam 14.13. SUB-SMQ Wings Air tadi masih normal, landing 13.16,” kata Alfiansyah, Minggu (20/9/2026).

Sementara itu, pihak bandara masih menunggu informasi terkait waktu pendaratan penerbangan Nam Air.

“Untuk Nam Air kami belum dapat info landing jam berapa,” ujarnya.

Di tengah aktivitas penerbangan yang masih berjalan, kondisi cuaca di sekitar Bandara H Asan mengalami perubahan cukup cepat.

Berdasarkan data BMKG Kotim, jarak pandang pada pukul 14.00 WIB masih mencapai 5 kilometer. Cuaca dilaporkan berkabut asap dengan suhu 36,1 derajat Celsius dan kelembapan 42 persen.

Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 6 kilometer per jam.

Namun, satu jam kemudian kondisi berubah. Pada pukul 15.00 WIB, jarak pandang turun menjadi hanya 700 meter.

Cuaca masih dilaporkan berkabut asap. Suhu turun menjadi 33,9 derajat Celsius dengan kelembapan meningkat menjadi 55 persen.

Angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan 13 kilometer per jam.

Penurunan jarak pandang ini menjadi perhatian karena kondisi kabut asap dapat berubah dalam waktu singkat. Aktivitas penerbangan tetap mengikuti kondisi aktual di lapangan dan hasil pemantauan cuaca.

Sebelumnya, kabut asap juga sempat mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara H Asan Sampit hingga menyebabkan sejumlah penerbangan dibatalkan. Namun, pada Minggu ini penerbangan yang telah terkonfirmasi masih dapat beroperasi normal. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
penerbangan Super Air Jet wings air kabut asap Bandara Haji Asan Sampit