Radarsampit.jawapos.com - Sebanyak 22 korban selamat kecelakaan KM Virgo Transport 8 akhirnya tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selasa (15/9/2026) pagi. Mereka sebelumnya berada di KRI Nala-363 setelah dievakuasi dari lokasi kecelakaan di perairan Laut Jawa.
Proses pemindahan korban dari KRI Nala menuju daratan dilakukan menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) Lanal Banjarmasin dalam dua sortie.
Pemindahan yang semula direncanakan pada Senin (14/9) harus ditunda karena kondisi alun dan gelombang tinggi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan, seluruh 22 korban berhasil dipindahkan dengan selamat dari KRI Nala menuju Pelabuhan Trisakti.
“Jumlah korban yang berhasil dievakuasi dari KRI Nala di laut lokasi pencarian, berjumlah 22 orang. Keseluruhan 22 korban yang dipindahkan menggunakan RBB Lanal Banjarmasin, telah berhasil dibawa menuju daratan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai kondisi masing-masing,” ujar Sudayana.
RBB sortie pertama membawa 16 korban selamat, seluruhnya laki-laki, dan tiba di Pelabuhan Trisakti sekitar pukul 09.45 WITA. Setelah turun, para korban langsung mendapatkan pemeriksaan medis awal.
Sementara RBB sortie kedua membawa enam korban selamat, terdiri atas satu perempuan dan lima laki-laki. Seluruh korban kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan awal dan proses triase.
19 Korban dalam Kondisi Sehat
Berdasarkan daftar yang diterima BPost, dari 22 korban tersebut, 19 orang tercatat dalam kondisi sehat setelah menjalani proses triase.
Berikut daftarnya:
-
Kurdi, laki-laki, 35 tahun
-
Budi Aulia, laki-laki, 34 tahun
-
Patrisius Ari Joman, laki-laki, 38 tahun
-
Henianus, laki-laki, 37 tahun
-
Satria Bagus Saputra, laki-laki, 21 tahun
-
Fauzan Mujirin Hadin, laki-laki, 19 tahun
-
Diva Saputra, laki-laki, 19 tahun
-
Wili Agustiana, laki-laki, 24 tahun
-
Agus Munir, laki-laki, 51 tahun
-
Sehabudin, laki-laki, 51 tahun
-
M. Visal Dwi, laki-laki, 27 tahun
-
Febi Ariska Hidayah, perempuan, 19 tahun
-
Dede Farandika, laki-laki, 29 tahun
-
Muniawi Koki, laki-laki, 53 tahun
-
Haryono, laki-laki, 58 tahun
-
Paiman, laki-laki, 41 tahun
-
Edi Setyono, laki-laki, 36 tahun
-
Irwan Mujiono, laki-laki, 40 tahun
-
Fauzi Andriansyah, laki-laki, 28 tahun
Tiga Korban Mengalami Luka
Sementara itu, tiga korban lainnya masuk dalam kategori korban dengan gejala dan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
Ketiganya yakni:
-
Boni Fasius Raju, laki-laki, 45 tahun – mengalami luka robek pada bagian dagu.
-
Anton, laki-laki, 27 tahun – mengalami luka pada kaki.
-
Abdul Kholid, laki-laki, 25 tahun – mengalami kaki terkilir.
Sudayana menjelaskan, korban yang mengalami luka atau membutuhkan penanganan medis akan menjalani pemeriksaan dan triase di rumah sakit. Proses tersebut dilakukan untuk menentukan tingkat kegawatan dan prioritas pelayanan berdasarkan kondisi masing-masing korban.
“Ya, mungkin ada luka dan lain-lain itu masih dalam rumah sakit perawatan dan nanti akan ditriase, diberikan tanda apakah hijau, kuning, merah, dan lain sebagainya,” kata Sudayana.
Transfer Ditunda karena Gelombang Tinggi
Menurut Sudayana, proses pemindahan korban dari KRI Nala ke RBB Lanal Banjarmasin seharusnya dilakukan pada Senin. Namun, kondisi alun dan gelombang tinggi di wilayah Tabunio serta waktu transfer yang sudah malam membuat tim memilih mengutamakan keselamatan.
“Di daerah Tabunio itu alun dan gelombang sangat tinggi dan kondisi pada saat itu waktu transfer juga sudah malam hari. Jadi kita mengedepankan safety,” ujarnya.
Pemindahan baru dilakukan Selasa pagi setelah kondisi cuaca lebih cerah. Alun di wilayah Muara Barito juga relatif landai sehingga proses transfer dapat berlangsung lebih aman bagi korban maupun personel SAR.
129 Orang Masih Belum Ditemukan
Hingga Selasa (15/9) pukul 09.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 114 korban telah ditemukan. Rinciannya, 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia.
Dengan total 243 orang berada di dalam KM Virgo Transport 8, masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan.
Dari 114 korban yang telah ditemukan, sebanyak 110 orang sudah tiba di Banjarmasin. Rinciannya 108 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. Sementara enam korban meninggal dunia lainnya masih dalam proses evakuasi menggunakan armada udara.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9).
Operasi pencarian dan evakuasi terhadap korban yang masih belum ditemukan hingga kini terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan. (*)
Editor : Slamet HarmokoSumber : ANTARA