Menhub Dudy Purwagandhi Ungkap Kondisi KM Virgo Transport 8: Penyebab Kecelakaan Belum Disimpulkan

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 18:41 WIB
Kapal Virgo Transport 8 dinyatakan hilang kontak dan diyakini tenggelam di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). (Instagram @pt.virgokaryashipping)
Kapal Virgo Transport 8 dinyatakan hilang kontak dan diyakini tenggelam di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). (Instagram @pt.virgokaryashipping)

Radarsampit.jawapos.com – Kondisi KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di Laut Jawa masih terpantau dalam posisi terbalik hingga Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.

Berdasarkan pantauan dari helikopter, bagian bawah kapal masih terlihat berada di permukaan air dan kapal belum sepenuhnya tenggelam.

Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi mengatakan sejumlah kapal yang terlibat dalam operasi pencarian masih berada di sekitar lokasi.

Baca Juga: Update Tragedi Virgo Trasport 8: 113 Orang Dievakuasi, 130 Penumpang Masih Dicari

Kapal-kapal tersebut disebar ke sejumlah titik untuk memperluas pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan.

Dudy mengatakan keberadaan korban menjadi fokus utama operasi SAR. Petugas masih belum dapat memastikan apakah sebagian korban berada di dalam kapal atau telah terbawa menjauh dari lokasi kecelakaan.

“Kami pada saat ini ada fokus untuk melakukan SAR, sampai dengan seluruh korban bisa ditemukan,” kata Dudy.

Lokasi kecelakaan berjarak sekitar enam jam perjalanan dari Banjarmasin. Jarak tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pengerahan unsur SAR menuju lokasi.

Baca Juga: Daftar Kecelakaan Pelayaran Maut di Indonesia, dari Tampomas II hingga Virgo Transport 8

Basarnas menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan dilakukan dengan mengacu pada pedoman International Maritime Organization (IMO). Seluruh unsur pemerintah dan potensi SAR dikoordinasikan untuk mendukung operasi di lapangan.

Enam Korban Meninggal Belum Teridentifikasi

Hingga perkembangan terakhir, enam korban meninggal dunia telah dievakuasi. Namun, identitas mereka belum dapat dipastikan secara resmi.

Dudy mengatakan korban yang telah dievakuasi akan dibawa terlebih dahulu ke Pelabuhan Trisakti. Selanjutnya, korban meninggal dunia akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi.

Pemerintah meminta keluarga penumpang bersabar menunggu proses evakuasi dan identifikasi. Sejumlah rumah sakit juga telah disiapkan apabila korban selamat membutuhkan penanganan medis.

Pemerintah belum menyimpulkan penyebab kecelakaan KM Virgo Transport 8.

Dudy mengatakan investigasi akan dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), termasuk dengan meminta keterangan dari awak kapal dan penumpang.

Baca Juga: Tragedi KM Virgo Transport 8: Enam Orang Dilaporkan Meninggal, 140 Orang Masih Dicari

Sebelum kejadian, awak kapal disebut telah melaporkan kondisi cuaca buruk kepada perusahaan.

Beberapa jam kemudian, kapal dilaporkan mengalami perubahan center of gravity atau kondisi kemiringan kapal.

Dalam keadaan tersebut, awak kapal kemudian mengirimkan permintaan bantuan dengan mengaktifkan Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB).

Namun, rangkaian informasi tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kecelakaan.

Seluruh kemungkinan masih akan didalami KNKT melalui investigasi, termasuk kondisi kapal, cuaca, muatan, stabilitas kapal, hingga keputusan operasional sebelum kecelakaan terjadi.

Baca Juga: Karhutla Kilometer 21 Jalan Kotawaringin Lama Jadi Perhatian Serius

Berdasarkan data sementara, sebanyak 113 orang telah dievakuasi dari total 243 orang yang berada di KM Virgo Transport 8.

Dari jumlah tersebut, 106 orang selamat, enam meninggal dunia, dan satu mengalami luka berat. Dengan demikian, 130 orang masih dalam pencarian.

Operasi pencarian terus dilakukan dengan mengerahkan unsur laut dan udara. Kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi juga dilibatkan untuk membantu penyisiran.

Pemerintah menegaskan operasi akan terus dilanjutkan hingga korban yang belum ditemukan berhasil ditemukan, dengan tetap memperhatikan keselamatan personel SAR yang bekerja dalam kondisi laut yang juga memiliki risiko tinggi.

Untuk saat ini, fokus utama bukan mencari penyebab, melainkan menemukan korban.

Investigasi mengenai mengapa kapal bisa mengalami kondisi darurat akan dilakukan setelah proses pencarian dan penyelamatan berjalan, sesuai kewenangan KNKT. (jpg)

Editor : Slamet Harmoko
Sumber : Radar Banjarmasin
KM Virgo Transport 8 Menhub Dudy Purwagandhi Penyebab Kecelakaan Kapal Daftar Nama Korban Kapal Tenggelam banjarmasin