Radarsampit.jawapos.com - Kapal penumpang KM Virgo Transport 8 yang hilang kontak saat melayani rute Surabaya–Banjarmasin, Minggu (13/9/2026), ternyata bukan kapal baru.
Kapal buatan Jepang tersebut telah berusia sekitar 39 tahun (dibuat sekitar 1987) dan sebelumnya beroperasi dengan nama Ferry Kurushima.
Berdasarkan data situs pemantauan kapal, Ferry Kurushima dibangun pada 1987 di galangan Shin Kurushima Onishi, Jepang. Kapal tersebut kemudian berganti nama dan beroperasi di Indonesia sebagai KM Virgo Transport 8.
Riwayat panjang kapal tersebut menjadi perhatian setelah KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di Laut Jawa dalam perjalanan menuju Banjarmasin.
Sebelum beroperasi di Indonesia, kapal tersebut diketahui memiliki riwayat pelayanan di Jepang. Dengan nama Ferry Kurushima, kapal terakhir kali melayani penumpang di Negeri Sakura pada 30 Juni 2025.
Saat itu, kapal melayani rute antara Pelabuhan Kokura dan Pelabuhan Matsuyama.
Setelah perjalanan terakhirnya di Jepang, kapal kemudian diketahui beroperasi di Indonesia dengan nama KM Virgo Transport 8.
Perubahan nama dan wilayah operasi tersebut membuat riwayat Ferry Kurushima menjadi bagian penting untuk mengetahui identitas kapal yang kini dilaporkan kehilangan kontak di Laut Jawa.
Informasi mengenai posisi terakhir KM Virgo Transport 8 menjadi penting dalam operasi pencarian. Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin mencatat kapal terakhir terdeteksi sekitar 80 nautical mile (NM) atau mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Posisi terakhir kapal tercatat pada koordinat 4°31'51.82"S 114°2'6.88"E, dengan arah pelayaran 203,94 derajat.
Hilang kontak dilaporkan terjadi sekitar pukul 02.00 WITA, sebelum laporan mengenai kondisi kapal diterima Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 04.10 WITA.
Data pemantauan kapal dari VesselFinder dan MarineTraffic juga menunjukkan posisi terakhir KM Virgo Transport 8 berada di perairan sekitar Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Berdasarkan data pemantauan tersebut, KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9) pukul 10.33 WIB dengan tujuan Banjarmasin.
Kapal dijadwalkan tiba di Banjarmasin pada Minggu (13/9) sekitar pukul 14.00 WIB.
Dengan jadwal tersebut, kapal masih seharusnya berada dalam perjalanan ketika kehilangan kontak.
Kapal dilaporkan membawa sekitar 240 penumpang. Hilangnya kontak terjadi sekitar 12 jam setelah kapal meninggalkan Surabaya dan beberapa jam sebelum jadwal kedatangan di Banjarmasin.
Sebelum komunikasi dengan kapal terputus, KM Virgo Transport 8 dilaporkan menghadapi cuaca buruk di perjalanan.
Kondisi cuaca dan perairan menjadi salah satu faktor yang terus dipantau dalam proses pencarian. Tim SAR juga bergerak menuju lokasi perkiraan posisi terakhir kapal untuk memastikan kondisi seluruh penumpang dan awak.
Kantor SAR Banjarmasin telah mengerahkan personel dan KN SAR Laksmana 241 menuju lokasi perkiraan posisi terakhir KM Virgo Transport 8.
Operasi pencarian dilakukan dengan melibatkan unsur SAR gabungan serta sejumlah instansi terkait. Tim juga terus memantau perkembangan kondisi cuaca di wilayah pencarian. (jpg)
Editor : Slamet Harmoko