PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Sedikitnya enam penerbangan maskapai Batik Air dan Nam Air di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dibatalkan pada Senin (7/9/2026). Pembatalan tersebut terdampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Krakatau dan penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta (CGK).
Berdasarkan pembaruan data penerbangan Bandara Iskandar pada pukul 06.00–09.00 WIB, penerbangan yang terdampak didominasi rute penghubung Jakarta, Semarang, dan Surabaya.
Batik Air membatalkan tiga penerbangan pulang-pergi (PP), yakni rute Jakarta–Pangkalan Bun (ID6202/ID6203 dan ID6204/ID6205) serta Semarang–Pangkalan Bun (ID6302/ID6303).
Sementara itu, Nam Air membatalkan tiga penerbangan dengan rute segitiga, yaitu Jakarta–Pangkalan Bun–Semarang (IN190/IN195), Semarang–Pangkalan Bun–Surabaya (IN196/IN193), serta Surabaya–Pangkalan Bun–Jakarta (IN192/IN191).
Kepala UPBU Kelas II Iskandar Pangkalan Bun, Asri Alie, mengatakan kondisi fasilitas Bandara Iskandar tetap aman dan normal.
“Jarak pandang tercatat 4.000 meter dengan asap tipis dan kecepatan angin 8 knots. Fasilitas sisi udara maupun sisi darat tidak mengalami gangguan,” ujar Asri.
Meski terjadi pembatalan sejumlah penerbangan, beberapa penerbangan lainnya masih beroperasi sesuai jadwal. Salah satunya penerbangan Batik Air rute Surabaya–Pangkalan Bun (ID6135/ID6134).
Di tengah pembatalan tersebut, sejumlah penumpang mendatangi konter maskapai untuk memastikan status penerbangan dan tiket. Petugas Aviation Security (Avsec) bersama petugas ground handling disiagakan di area terminal dan ruang tunggu untuk memberikan informasi terkait opsi penjadwalan ulang (reschedule) maupun pengembalian dana (refund).
Petugas juga meningkatkan pemantauan di area terminal, terutama kawasan publik, area keberangkatan, dan ruang tunggu. Koordinasi dengan maskapai, ground handling, serta pemangku kepentingan terkait terus dilakukan untuk mengantisipasi perubahan kondisi.
Penumpang yang terdampak pembatalan diarahkan memperoleh informasi resmi dari maskapai mengenai perubahan jadwal, refund, maupun reschedule. Petugas juga mengantisipasi potensi ketidakpuasan penumpang melalui pendekatan persuasif dan humanis.
Hingga pukul 09.00 WIB, operasional Bandara Iskandar secara umum masih berjalan aman dan kondusif. Pihak bandara terus memantau perkembangan kondisi abu vulkanik serta dampaknya terhadap penerbangan berikutnya.
Hal serupa juga terjadi di Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dua penerbangan dari Jakarta dan Surabaya menuju Sampit batal dalam dua hari berturut-turut, 6-7 September 2026. Penerbangan yang terdampak yakni Super Air Jet rute Jakarta-Sampit PP dan Nam Air rute Surabaya-Sampit PP. PIC Bandara H Asan Sampit Capt Alfiansyah mengatakan, pembatalan kembali terjadi pada Senin (7/9). Pihaknya menerima informasi bahwa penerbangan Nam Air nomor IN242/IN243 rute Surabaya-Sampit-Suarabay dibatalkan. Tak lama kemudian, penerbangan Super Air Jet rute Jakarta-Sampit PP juga dipastikan batal. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno