Diduga Hirup Gas Beracun, Warga Samu Jaya Lamandau Tewas saat Bersihkan Sumur

Ria Mekar Anggreany • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 10:43 WIB
Ilustrasi jenazah (AI)
Ilustrasi jenazah (AI)

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Dua warga Desa Samu Jaya, Kabupaten Lamandau keracunan saat membersihkan sumur miliknya. Satu orang dinyatakan meninggal dunia sedangkan satu orang lagi terselamatkan meski harus mendapat perawatan intensif di pusat layanan kesehatan setempat di Tapin Bini.

Korban meninggal dunia diketahui bernama wahyono, warga Desa Samu Jaya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh. Sementara korban lainnya, Sumadi, warga RT 04 Desa Samu Jaya, berprofesi sebagai petani dan hingga kini masih mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga: PT Mandiri Tunas Finance Laporkan Dugaan Penggelapan Kendaraan

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, Wahyono dan Sumadi sedang melakukan pekerjaan membersihkan dan menguras sumur milik Sumadi yang berada di RT 04/RW 01 Desa Samu Jaya.

Sumur yang mereka bersihkan memiliki kedalaman sekitar 13 hingga 14 meter. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Wahyono diketahui telah memiliki pengalaman sebagai penggali sumur selama kurang lebih satu tahun.

Saat berada di dalam sumur, keduanya diduga menghirup gas beracun yang menyebabkan mereka kehilangan kesadaran. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya memberikan pertolongan.

"Dalam proses evakuasi, keduanya sempat tidak sadarkan diri. Sumadi kemudian lebih dahulu sadar dan menerima alat bantu dari warga yang berada di atas untuk membantu mengevakuasi wahyono dari dalam sumur," beber Pj Kades Samu Jaya, Aan Juliver Damanik.

Baca Juga: 6 Drama Korea Adaptasi Webtoon Bertema Sekolah, dari Kisah Cinta hingga Pertarungan Melawan Zombie

Setelah berhasil dievakuasi, keduanya langsung dibawa ke Puskesmas Tapin Bini untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa Wahyono tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, Sumadi masih menjalani perawatan di Puskesmas Tapin Bini. Jenazah wahyono selanjutnya dipersiapkan untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Di musim kemarau seringkali warga memanfaatkannya untuk membersihkan sumur yang mulai mengering atau menambah kedalaman.

Namun peristiwa ini diharapkan menjadi pengingat akan bahaya pekerjaan di ruang terbatas seperti sumur, terutama karena adanya potensi gas beracun yang tidak terlihat dan dapat menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran dalam waktu singkat.(mex)

Editor : Slamet Harmoko
gas beracun bersihkan sumur gas beracun di sumur Desa Samu Jaya keracunan