Radarsampit.jawapos.com — Insiden dugaan keracunan massal menimpa ratusan santri Pondok Pesantren Manba'ul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo.
Para santri mendadak mengalami keluhan kesehatan serius usai mengonsumsi santapan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peristiwa tersebut mulai terlihat usai waktu salat Asar.
Sejumlah santri mengeluhkan rasa mual, pusing, hingga muntah-muntah secara bertahap yang awalnya dirasakan setelah mengonsumsi menu makan siang pasca-salat Zuhur.
Jumlah santri yang mengalami gejala serupa bertambah secara masif hingga memerlukan penanganan medis darurat.
Para korban segera dievakuasi menggunakan sejumlah armada ambulans menuju beberapa fasilitas kesehatan di Sidoarjo, di antaranya RSUD R.T. Notopuro, RSI Siti Hajar, serta RS Delta Surya. UGD RSUD R.T. Notopuro pun sempat dipadati penanganan pasien yang berdatangan secara bergelombang.
Penanganan Cepat dan Klarifikasi Pemkab
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, turun langsung ke lokasi RSUD R.T. Notopuro untuk meninjau penanganan para pasien.
Pihaknya mengimbau agar para wali santri dan masyarakat tidak panik serta meluruskan kabar simpang siur yang beredar di media sosial.
"Kami pastikan penanganan medis dilakukan secara maksimal. Informasi yang menyebutkan ada korban jiwa itu tidak benar atau hoaks. Seluruh pasien saat ini ditangani dengan baik oleh tim medis," ujar Subandi di lokasi.
Pemasok Makanan Diinvestigasi
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hidangan yang dikonsumsi para santri dipasok oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Kalitengah.
Salah satu kesaksian santri menyebutkan terdapat komponen lauk pauk berupa sayuran yang kondisinya diduga sudah tidak layak konsumsi saat dihidangkan.
Sebagai langkah antisipasi dan tindak lanjut, operasional dapur penyedia makanan tersebut dihentikan sementara waktu.
Pihak kepolisian bersama Dinas Kesehatan Sidoarjo saat ini tengah melakukan penelusuran serta mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Editor : Slamet HarmokoSumber : radar sidoarjo