MARTAPURA, Radarsampit.jawapos.com - Kabut asap tebal menyelimuti Jalan Gubernur Soebardjo, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Senin (31/8) pagi. Di tengah kondisi jarak pandang yang diduga terbatas, kecelakaan maut terjadi.
Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah kendaraan yang dikendarainya diduga menabrak bagian belakang truk dump. Korban diketahui bernama Aspani, 31, warga Desa Pemurus, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda DA 4960 QX dan truk dump DA 8384 LB. Informasi awal yang dihimpun, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah belakang truk dump.
Saat kondisi jalan diselimuti kabut asap, sepeda motor tersebut diduga menabrak bagian belakang truk yang berada di depannya.
Baca Juga: Detik-Detik Evakuasi Dramatis ODGJ di Palangka Raya, Mengamuk di Warung, Bergelayut di Atap
Benturan tersebut menyebabkan Aspani meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans relawan emergency menuju RSUD Ulin Banjarmasin.
Kasat Lantas Polres Banjar Iptu Agung Iswahyudi membenarkan kecelakaan tersebut. “Iya, benar terjadi kecelakaan. Saat ini Unit Gakkum Sektor Gambut sedang menuju lokasi dan kejadian masih dalam penanganan,” ujarnya.
Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan kronologi dan faktor penyebab kecelakaan.
Kondisi kabut asap yang menyelimuti kawasan juga menjadi perhatian petugas, mengingat jarak pandang pengguna jalan diduga terganggu. Namun, polisi belum menyimpulkan kabut asap sebagai penyebab kecelakaan. Penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan.
Baca Juga: Kabut Asap Tak Hentikan Terapi ABK, PLA Jemput Bola, Terapis Datangi Rumah Anak
Kasi Humas Polres Banjar AKP Alfian Noor mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di kawasan yang terdampak kabut asap. Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu kendaraan agar lebih mudah terlihat pengguna jalan lainnya.
“Kurangi kecepatan dan nyalakan lampu kendaraan agar lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lainnya,” imbaunya.
Polisi juga mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan kecepatan ketika jarak pandang di jalan terganggu.
Terlebih pada pagi hari, ketika kabut asap masih menyelimuti sejumlah kawasan. “Kami imbau Pengendara bisa menyesuaikan kecepatan dengan kondisi pandangan dan situasi lalu lintas di depannya,” tekannya. (zkr/jpg)
Editor : Farid Mahliyannor