ISPU Kotim Tembus 313, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya

Usay Nor Rahmad • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:01 WIB
Kondisi salah satu kompleks perumahan di Jalan Pramuka Sampit, berasap saat malam hari sementara anak-anak maaih bermain di luar ruangan, Kamis malam (27/8/2026). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 
Kondisi salah satu kompleks perumahan di Jalan Pramuka Sampit, berasap saat malam hari sementara anak-anak maaih bermain di luar ruangan, Kamis malam (27/8/2026). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 

 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kualitas udara di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali memburuk. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Jumat (28/8/2026) pukul 05.00 WIB tercatat mencapai 313 atau masuk kategori berbahaya.

Data tersebut berdasarkan pemantauan ISPUnet Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Parameter yang menjadi penyebab utama memburuknya kualitas udara adalah particulate matter (PM).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim Marjuki membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, status kualitas udara saat ini perlu menjadi perhatian serius masyarakat, terutama di tengah kondisi kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

"Kategori berbahaya dapat memberikan dampak serius bagi kesehatan manusia, serta berdampak terhadap hewan dan tumbuhan," kata Marjuki.

Dia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada kelompok sensitif seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan diminta menggunakan masker. Aktivitas fisik berat juga sebaiknya dibatasi untuk mengurangi risiko paparan udara tercemar.

Marjuki juga mengajak masyarakat ikut menjaga kualitas udara dengan mengurangi aktivitas yang menghasilkan polusi. Warga diminta tidak membakar sampah maupun lahan.

"Jaga lingkungan tetap bersih dan sehat," imbaunya.

Kondisi udara tersebut menjadi perhatian di tengah meningkatnya ancaman karhutla di Kotim. Asap dari kebakaran dapat memperburuk kualitas udara dan meningkatkan paparan partikulat yang berisiko bagi kesehatan.

DLH mengingatkan masyarakat tidak menganggap kondisi udara buruk sebagai hal biasa. Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan informasi kualitas udara dan menyesuaikan aktivitas berdasarkan kondisi terkini. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
Karhutla Sampit Kabut Asap Sampit indeks ISPU Sampit karhutla kotim kualitas udara