Sisa Karhutla Kembali Menyala, Jembatan di Baamang Hulu Terbakar

Usay Nor Rahmad • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:37 WIB
Petugas Pemadam Kebakaran Sektor Kota Besi memadamkan api yang membakar jembatan di Jalan Karya Bersama, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Rabu (26/8/2026). (Damkar Sektor Kota Besi) 
Petugas Pemadam Kebakaran Sektor Kota Besi memadamkan api yang membakar jembatan di Jalan Karya Bersama, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Rabu (26/8/2026). (Damkar Sektor Kota Besi) 

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Sisa kebakaran lahan kembali menyala di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kali ini, api muncul di kawasan Jalan Tjiik Riwut tepatnya Jalan Karya Bersama, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Rabu (26/8/2026 ).

Kebakaran tersebut dilaporkan kepada Pos Sektor Kota Besi melalui sambungan WhatsApp dari Agus Wahyudi sekitar pukul 13.56 WIB.

Kepala Pos Sektor Kota Besi Benny mengatakan, petugas langsung bergerak setelah menerima laporan. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 14.15 WIB dan melakukan proses pendinginan satu menit kemudian.

"Setiba di lokasi, petugas melakukan pembasahan untuk mengantisipasi potensi api kembali muncul di sekitar area yang terbakar," kata Benny, Kamis (27/8/2026). 

Petugas mengerahkan satu unit MUPK 11. Tiga personel diterjunkan. Objek yang terdampak berupa semak belukar dan bagian jembatan. Area yang terbakar diperkirakan sekitar 10 meter x 5 meter.

Benny menyebut, api diduga berasal dari sisa kebakaran lahan sebelumnya yang kembali menyala. Kondisi tersebut membuat pendinginan menjadi penting untuk memastikan bara yang tersisa tidak kembali berkembang menjadi api.

Operasional pendinginan berlangsung hingga pukul 14.30 WIB. Setelah itu, unit MUPK 11 bergerak menuju sungai di sekitar kantor Kecamatan Kota Besi untuk mengisi ulang tangki air.

Petugas kemudian kembali ke Pos Sektor Kota Besi dan melanjutkan siaga. Jarak lokasi dari pos sekitar 12 kilometer.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kondisi cuaca saat penanganan dilaporkan cerah.

Kemunculan api dari sisa kebakaran menjadi perhatian di tengah tingginya ancaman karhutla di Kotim. Bara yang tersisa di lahan terbakar masih dapat memicu api kembali, terutama ketika kondisi cuaca kering.

Masyarakat diminta tidak menganggap lahan yang sudah terbakar sepenuhnya aman. Pemantauan dan pendinginan perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
kebakaran kota besi karhutla kota besi karhutla kotim