SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kebakaran bangunan milik warga di Jalan Sinar Fajar, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (26/8/2026) ternyata bukan tempat usaha batako melainkan gudang pupuk dan pangkalan elpiji.
Bangunan yang sebelumnya disebut sebagai tempat usaha penjualan batako dan bata ternyata merupakan bangunan semi permanen yang difungsikan sebagai rumah tinggal sekaligus pangkalan LPG, gudang solar, dan tempat penyimpanan pupuk.
Hal tersebut berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim terkait penanganan kebakaran di lokasi tersebut.
Bangunan tersebut merupakan milik Suprianto. Saat kejadian, bangunan hanya ditempati atau dijaga seorang perempuan bernama Sumina.
Informasi kebakaran diterima petugas piket Mako Damkarmat sekitar pukul 10.06 WIB. Petugas kemudian berangkat pada pukul 10.10 WIB dan tiba di lokasi untuk melakukan penanganan sekitar pukul 10.16 WIB.
Lima kendaraan dikerahkan dalam penanganan tersebut. Proses pemadaman juga melibatkan Tim Posko Karhutla, TNI, Polres Kotim, BPBD, PLN, Dinas Lingkungan Hidup Kotim, PMI, serta sejumlah relawan kebakaran.
Petugas melakukan pemadaman sekaligus proses pendinginan dan pemeriksaan ulang untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Berdasarkan laporan Disdamkarmat Kotim, luas bangunan yang terdampak kebakaran sekitar 20 x 30 meter. Kerugian sementara ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara penyebab kebakaran masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan pihak berwajib,” ungkap Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Dunia Usaha Disdamkarmat Kotim Nursinggih.
Operasi pemadaman dan penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 12.09 WIB. Setelah memastikan kondisi lokasi aman dan tidak terdapat potensi bahaya lanjutan, petugas kembali ke Mako Damkarmat.
Kebakaran di Sinar Fajar ini menjadi kejadian kebakaran kedua yang terjadi di kawasan Sampit dalam dua hari terakhir. Sebelumnya, satu rumah warga di Jalan Batu Mutiara, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, terbakar pada Selasa (25/8/2026) malam. (oes)
Editor : Slamet Harmoko