Buka-Tutup di Jembatan Sei Katingan, Kendaraan Dibatasi Maksimal 6 Ton

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26 WIB
Arus lalu lintas kendaraan di Jembatan Sei Katingan, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, diberlakukan sistem buka-tutup selama proses preservasi jembatan berlangsung. (Istimewa/PUPR)
Arus lalu lintas kendaraan di Jembatan Sei Katingan, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, diberlakukan sistem buka-tutup selama proses preservasi jembatan berlangsung. (Istimewa/PUPR)

KATINGAN, radarsampit.jawapos.com – Arus lalu lintas kendaraan di Jembatan Sei Katingan, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, diberlakukan sistem buka-tutup selama proses preservasi jembatan berlangsung.

Rekayasa lalu lintas ini berlaku bagi kendaraan roda dua maupun roda empat dan sejenisnya, baik dari arah Palangka Raya menuju Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), maupun sebaliknya.

Kepala Dinas Perhubungan dan Perikanan (Dishubkan) Kabupaten Katingan Edward Doddy melalui Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Stevanus Jaya mengatakan, pengaturan lalu lintas dilakukan secara bersama-sama dengan Satlantas Polres Katingan.

Baca Juga: 'Yank Wes Yank' Viral di TikTok, Ini Fakta yang Sudah Diketahui dan Peringatan bagi Warganet

“Selama bertugas dalam satu bulan untuk mengatur jalur lalu lintas dengan sistem buka-tutup tersebut tidak hanya Dishubkan saja, tapi berkolaborasi dengan Satlantas Polres Katingan,” ujar Stevanus.

Menurut dia, sistem buka-tutup diberlakukan selama pekerjaan preservasi jembatan, mulai 20 Agustus hingga 21 September 2026. Selama periode tersebut, petugas akan mengatur antrean kendaraan di kedua sisi jembatan.

Namun, terdapat jadwal penutupan total. Pada 28 Agustus dan 8 September 2026, jembatan akan ditutup sepenuhnya mulai pukul 21.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Baca Juga: 15 HP Baterai Jumbo yang Dijual di Indonesia pada 2026, Kapasitas hingga 7.000 mAh

Penutupan total dilakukan karena pada dua waktu tersebut dijadwalkan pekerjaan pengecoran lantai Jembatan Sei Katingan.

Stevanus mengimbau para pengendara yang melintasi jalur tersebut untuk bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengendara juga diminta memperhitungkan waktu perjalanan agar tidak terganggu antrean kendaraan.

Selain rekayasa lalu lintas, pembatasan muatan juga diberlakukan selama pekerjaan preservasi berlangsung. Kendaraan yang diperbolehkan melintas memiliki muatan maksimal sekitar 6 ton.

“Hal ini demi kelancaran pekerjaan preservasi jembatan tersebut,” tegasnya.

Antrean Diatur di Dua Sisi Jembatan

Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, petugas Satlantas Polres Katingan bersama Dishubkan menempatkan personel pada pos penjagaan sebelum dan sesudah jembatan.

Petugas juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum pekerjaan dimulai. Informasi disebarluaskan melalui berbagai media agar pengguna jalan dapat menyesuaikan waktu perjalanan.

Baca Juga: Detik-Detik Mencekam Proses Evakuasi Warga Terjebak Api Karhutla di Pelangsian

Stevanus berharap masyarakat memahami rekayasa lalu lintas tersebut dan tidak memaksakan diri menerobos antrean maupun mengabaikan arahan petugas.

Kendaraan Darurat Mendapat Prioritas

Meski pembatasan muatan diberlakukan, kendaraan dalam kondisi darurat mendapatkan pengaturan khusus. Ambulans yang membawa pasien rujukan menuju Palangka Raya, mobil pemadam kebakaran, kendaraan VIP dan kendaraan sejenis akan mendapat prioritas agar tetap dapat melintas dengan cepat dan aman.

Baca Juga: Video 'Kasir Indomaret' 7 Menit Viral, Benarkah Ada? Jangan Asal Klik Link!

“Jika dalam keadaan darurat, kendaraan ambulans yang membawa pasien rujukan ke Palangka Raya, mobil pemadam kebakaran (damkar), mobil VIP dan sejenisnya mendapat pengaturan khusus, dengan harapan agar tetap dapat melintas cepat dan aman,” pungkas Stevanus.

Pemerintah mengingatkan pengguna jalan untuk mematuhi sistem buka-tutup dan batas muatan selama pekerjaan berlangsung. Rekayasa tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran pekerjaan preservasi Jembatan Sei Katingan. (jpg)

Editor : Slamet Harmoko
jembatan sei katingan jembatan sei katingan ditutup buka tutup perbaikan jembatan