Karhutla Bikin Upil Makin Banyak, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dodi Abdul Qadir • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:44 WIB
MENGUPIL: Salah satu warga Kota Palangka Raya  sedang mengupil ditengah situasi kabut. (istimewa)
MENGUPIL: Salah satu warga Kota Palangka Raya  sedang mengupil ditengah situasi kabut. (istimewa)

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya berdampak pada kualitas udara dan kesehatan paru-paru.

Kondisi udara yang dipenuhi asap dan partikel debu juga bisa membuat kotoran hidung atau upil menjadi lebih banyak.

Kondisi tersebut terjadi karena hidung menjadi salah satu organ pertama yang menyaring udara sebelum masuk ke saluran pernapasan.

Saat karhutla, udara membawa lebih banyak partikel kotor akibat asap dan sisa pembakaran.

Mengapa upil bisa bertambah saat karhutla?

Pertama, asap dan debu membuat jumlah partikel yang masuk melalui hidung meningkat. Partikel halus dari asap kebakaran kemudian tertahan oleh lendir dan bulu-bulu hidung.

Baca Juga: 'Yank Wes Yank' Viral di TikTok, Ini Fakta yang Sudah Diketahui dan Peringatan bagi Warganet

Kedua, hidung bekerja lebih keras menyaring udara. Lendir dan bulu hidung berfungsi menangkap kotoran agar tidak langsung masuk lebih jauh ke saluran pernapasan.

Ketiga, asap dapat membuat bagian dalam hidung menjadi kering dan teriritasi. Lendir yang bercampur dengan debu dan partikel asap kemudian mengering dan menumpuk hingga menjadi kotoran hidung.

Karena itu, ketika kualitas udara memburuk akibat karhutla, masyarakat perlu meningkatkan perlindungan terhadap saluran pernapasan.

Salah satu cara paling sederhana adalah menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut saat harus beraktivitas di luar ruangan.

Selain itu, hidung dapat dibersihkan secara rutin menggunakan air bersih atau cairan saline.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih juga penting untuk membantu menjaga kelembapan lendir di saluran hidung.

Baca Juga: Video 'Kasir Indomaret' 7 Menit Viral, Benarkah Ada? Jangan Asal Klik Link!

Di dalam rumah, penggunaan penjernih udara (air purifier) dapat membantu mengurangi partikel udara jika tersedia.

Intinya, upil yang lebih banyak saat karhutla merupakan respons alami hidung dalam menangkap partikel kotor dari udara. Namun, paparan asap tetap perlu dihindari karena dapat mengganggu kesehatan saluran pernapasan. (daq)

Editor : Slamet Harmoko
Karhutla Kalteng mengupil karhutla bikin upil