Kelelahan, Lima Petugas Tumbang Hadapi Karhutla, Termasuk Komandan BPBD Kotim

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 22:16 WIB
Bupati Kotim dan Wakil Bupati Kotim serta petugas gabungan, saat berada di lokasi lahan yang terbakar di sekitar Jalan Tjilik Riwut km 7-8 Sampit, belum lama tadi. (istimewa)
Bupati Kotim dan Wakil Bupati Kotim serta petugas gabungan, saat berada di lokasi lahan yang terbakar di sekitar Jalan Tjilik Riwut km 7-8 Sampit, belum lama tadi. (istimewa)

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com-Beratnya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai berdampak pada kondisi kesehatan petugas di lapangan. Sedikitnya lima petugas dilaporkan tumbang, termasuk Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam yang sempat dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami sesak napas.

Wakil Komandan Harian III Satgas Karhutla Kotim Rihel mengatakan lima orang tersebut terdiri dari tiga orang dari Satgas Karhutla serta dua relawan. Dua relawan bahkan sempat menjalani perawatan cukup lama di IGD.

“Jadi totalnya ada sekitar lima orang sampai saat ini,” kata Rihel.

Khusus Multazam, ia mengalami kelelahan setelah ikut langsung dalam pemadaman di Jalan Revolusi Lingkaran Selatan. Saat berada di lokasi, Multazam terpapar angin dan asap pekat serta sempat dua kali keluar-masuk area pemadaman . Ia kemudian mengalami sesak napas dan menminta diantar ke rumah sakit sekitar pukul 20.27 WIB.

Rihel mengatakan, tekanan darah Multazam sempat mencapai 180/110. Setelah mendapat penanganan medis, Multazam diperbolehkan pulang sekitar pukul 22.30 WIB untuk beristirahat.

Baca Juga: Relawan Karhutla di Sampit Dilarikan ke IGD, Diduga Kelelahan dan Keracunan Asap

“Kalau kirim pesan WhatsApp masih bisa, tapi kalau telepon suara beliau terdengar sangat lelah,” ujarnya.

Untuk nmencegah semakin banyak petugas mengalami gangguan kesehatan, pemeriksaan kesehatan kini dijadwalkan Puskesmas satu kali dalam sepekan di Posko. Rihel menyebut ada usulan agar pemeriksaan dilakukan dua kali seminggu apabila Puskesmas mampu mendukung.

Selain itu, petugas di lapangan dibekali tabung oksigen portable. Bupati Kotim juga memerintahkan ambulans dan tabung oksigen dari Puskesmas disiagakan di lokasi karhutla yang parah agar dapat memberikan pertolongan dengan cepat jika ada petugas yang tumbang. (yn)

Editor : Agus Jaka Purnama
kelelahan tumbang penanganan karhutla Multazam