SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran lahan mengerikan terjadi di tepi Jalan Sampit-Kota Besi, tepatnya sekitar Kilometer 8, Senin (24/8/2026) petang.
Api yang awalnya membakar semak belukar kering dengan cepat menjalar hingga menyambar tanaman kelapa sawit di pinggir jalan.
Kobaran api diperkirakan mencapai ketinggian lebih dari empat meter.
Kondisi semakin mencekam karena lokasi kebakaran berada tepat di sisi jalan beraspal yang menjadi jalur utama penghubung Sampit dan Kota Besi.
Angin yang berembus kencang membuat api semakin ganas. Lidah api menjulang dari tanaman sawit, sementara asap menyelimuti sebagian badan jalan.
Situasi tersebut membuat tidak sedikit pengendara memilih menghentikan kendaraannya.
Mereka menunggu kobaran api mereda sebelum berani melintas. Sejumlah pengendara sepeda motor bahkan memilih memutar balik dan menjauh dari lokasi karena khawatir api semakin mendekati badan jalan.
Kebakaran itu juga sempat menjadi tontonan warga dan pengguna jalan. Sejumlah orang terlihat mengabadikan kobaran api menggunakan telepon seluler dari jarak yang dianggap aman.
Saat api membesar, belum terlihat petugas melakukan pemadaman di titik Kilometer 8 tersebut.
Dodi, salah seorang warga yang berada di lokasi, mengatakan kebakaran awalnya hanya terlihat kecil di kawasan semak belukar.
Namun, tiupan angin membuat api dengan cepat merambat ke vegetasi kering hingga akhirnya menyambar tanaman sawit.
“Kebakaran ini membesar karena ada angin besar yang memicunya. Awalnya kecil saja di belukar, lalu menjalar kena belukar yang kering dan naik ke pohon sawit itu,” kata Dodi.
Menurut keterangan di lokasi, kobaran api mulai membesar sekitar pukul 18.15 WIB. Kondisi lahan yang kering ditambah angin kencang membuat penyebaran api berlangsung cepat.
Ironisnya, pada waktu hampir bersamaan, upaya pemadaman juga tengah berlangsung tidak jauh dari lokasi tersebut.
Di Kilometer 6 Sampit-Kota Besi, tim relawan bersama personel TNI dan Polri tengah berjibaku menangani kebakaran lahan.
Jarak kedua titik kebakaran yang relatif berdekatan menunjukkan api pada Senin petang muncul di lebih dari satu lokasi sepanjang jalur Sampit-Kota Besi.
Kondisi ini sekaligus membuat pengguna jalan harus meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintasi kawasan yang berdekatan dengan lahan terbakar. (ang)
Editor : Slamet Harmoko