Kebakaran Lahan Ancam Permukiman, Warga Bumi Asri Sigap Padamkan Api

Usay Nor Rahmad • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:49 WIB
Warga menggunakan peralatan seadanya memadamkan api yang mendekati rumah warga di Jalan Bumi Asri, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Selasa sore (18/8/2026). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Warga menggunakan peralatan seadanya memadamkan api yang mendekati rumah warga di Jalan Bumi Asri, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Selasa sore (18/8/2026). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kebakaran hutan dan lahan di Kotawaringin Timur makin menjadi-jadi. Salah satunya di sekitar Jalan Bumi Asri, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, membuat warga bergerak cepat. Mereka khawatir api yang membesar merembet hingga ke permukiman, Selasa (18/8/2026).

Nanang, warga Jalan Bumi Asri, mengatakan dirinya bersama warga lainnya langsung menuju lokasi setelah melihat api semakin membesar. Warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, termasuk ranting pohon.

“Soalnya apinya besar sudah dekat dengan rumah warga,” katanya.

Hal senada disampaikan Adi. Menurutnya, warga tidak ingin hanya menunggu petugas pemadam kebakaran atau Satgas Karhutla tiba di lokasi karena api berpotensi lebih dulu menjalar ke rumah warga.

“Kasihan daripada rumah tetangga jadi korban, coba ikut memadamkan dengan peralatan dan kemampuan seadanya,” ungkapnya.

Aksi pemadaman juga melibatkan sejumlah anak-anak yang berada di sekitar lokasi. Meski sempat diingatkan mengenai bahaya kebakaran, mereka tetap ikut membantu dengan memukul-mukul api menggunakan ranting kayu.

Upaya warga bersama petugas akhirnya berhasil mengendalikan api agar tidak meluas ke permukiman. Satu unit armada dari Dompet Peduli juga dikerahkan dengan membawa mesin penyedot air untuk membantu proses pemadaman.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Multazam mengatakan, petugas BPBD bersama unsur terkait masih menangani sejumlah titik kebakaran lahan di wilayah Sampit.

Berdasarkan laporan cepat Pusdalops PB Posko Bencana Karhutla dan Kekeringan per Selasa (18/8/2026) pukul 19.24 WIB, sejumlah titik di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang masih dalam penanganan. Beberapa lokasi telah padam, tetapi masih mengeluarkan asap dan berpotensi kembali menyala.

Di Jalan Moh Hatta Lingkar Selatan, misalnya, petugas Regu 6 BPBD melaporkan penanganan lahan terbakar sekitar 1,2 hektare. Kondisi terakhir masih berasap dengan kendala sumber air yang cukup jauh.

Sementara itu, di Jalan HM Arsyad depan gudang pupuk, petugas melaporkan lahan sekitar satu hektare telah ditangani. Namun, sebagian api masih aktif dan unit pemadam mengalami kendala mesin.

Titik lainnya di Jalan Bumi Raya 1, Jalan MT Haryono Barat, Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan perumahan di Baamang juga masuk dalam laporan penanganan petugas. Sebagian titik dinyatakan padam, tetapi masih menyisakan asap.

Multazam menyampaikan permohonan maaf karena keterbatasan personel dan sumber daya membuat petugas tidak dapat menangani seluruh laporan secara bersamaan.

“Kami atas nama Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan, mohon maaf yang sebesar-besarnya tidak dapat menangani semua kejadian yang terlapor kepada kami,” ujarnya.

Ia menegaskan, laporan kebakaran yang masuk terus ditindaklanjuti petugas dengan menyesuaikan kondisi di lapangan dan sumber daya yang tersedia. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
Karhutla Sampit bumi asri karhutla kotim permukiman warga kebakaran lahan