SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang warga menurun dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan.
Kepala Desa Bagendang Tengah Untung Sukardi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di luar rumah maupun berkendara.
Baca Juga: Kabut Asap di Sampit Makin Pekat, tapi Durasi Lebih Singkat
“Jarak pandang saat ini sangat terbatas akibat kabut asap yang cukup tebal. Kami mengimbau seluruh warga Desa Bagendang Tengah untuk lebih berhati-hati, terutama para pengguna jalan agar menyalakan lampu kendaraan dan memperlambat laju kendaraan,” ujar Untung.
Menurutnya, kabut asap tidak hanya berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Karena itu, masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan juga diimbau menggunakan masker sebagai langkah perlindungan.
Baca Juga: Karhutla Kotim Capai 1.207 Hektare, Kebakaran di Seranau Sumbang Separuh Lebih
Pemerintah Desa Bagendang Tengah turut meningkatkan pemantauan terhadap titik panas (hotspot) di sekitar wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Masyarakat juga kembali diingatkan agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Pencegahan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan memperburuk kondisi kabut asap di wilayah tersebut. (joy)
Editor : Slamet Harmoko