PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran melanda kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu (12/8/2026) dini hari. Gedung Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kalteng nyaris seluruhnya terdampak kobaran api.
Gedung yang berada di seberang Masjid Al Amanah tersebut tidak hanya digunakan untuk aktivitas Biro Kesra, tetapi juga menjadi tempat aktivitas Sekretariat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalteng.
Informasi yang dihimpun di lokasi, api mulai diketahui sekitar pukul 02.10 WIB. Saat itu, kompleks perkantoran dalam kondisi sepi karena tidak ada aktivitas pegawai.
Baca Juga: Kebakaran di Komplek Kantor Gubernur Kalteng, Gedung Biro Kesra Ludes Tinggal Puing
Sejumlah armada pemadam kebakaran milik pemerintah maupun pemadam kebakaran swakarsa langsung dikerahkan ke lokasi. Petugas berjibaku memadamkan api sekaligus mencegah kobaran merembet ke bangunan lain di kompleks Kantor Gubernur Kalteng.
Hingga sekitar pukul 04.25 WIB, petugas masih berada di lokasi meskipun kobaran api telah berhasil dipadamkan. Proses pendinginan dan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran turut meninjau langsung lokasi kebakaran. Ia mengatakan aktivitas Biro Kesra untuk sementara akan dialihkan ke tempat lain.
Baca Juga: Tragedi Palangka Raya, Dua Balita Terjebak Kobaran Api, Sang Ibu Hanya Sempat Selamatkan Satu Bayi
“Ini akan kita evaluasi. Untuk biro ini pasti akan beralih tempat untuk sementara,” kata Agustiar saat berada di lokasi kebakaran.
Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden mengatakan penanganan awal difokuskan pada pemadaman api. Sementara penyebab kebakaran akan menjadi bagian dari investigasi pihak berwenang.
“Yang terbakar kantor dari Biro Kesra Setda Kalteng. Tentunya dari pihak berwenang yang akan melakukan investigasi, sekarang upaya kita adalah memadamkan dulu,” ujarnya.
Hampir Seluruh Ruangan Terdampak
Kepala Biro Kesra Setda Kalteng Rus’ansyah membenarkan gedung yang menjadi tempat aktivitas jajarannya tersebut terbakar.
Menurutnya, hampir seluruh ruangan terdampak. Di antaranya ruang kepala biro, ruang kepala bagian, ruang kepala subbagian hingga ruangan para staf.
“Kalau yang terbakar hampir semua ruangan. Ada ruang karo, ruang kabag, ruang kasubag dan sebagainya. Termasuk seluruh staf kita di sana terbagi ruangannya,” ujar Rus’ansyah.
Ia mengatakan pihaknya belum dapat memastikan barang maupun dokumen yang masih bisa diselamatkan. Pemeriksaan baru dapat dilakukan setelah kondisi lokasi benar-benar aman dan proses pemeriksaan oleh kepolisian selesai.
“Belum tahu barang-barang apa saja yang masih bisa diselamatkan. Nanti setelah pemeriksaan selesai baru bisa kita lihat,” katanya.
Baca Juga: Kebakaran di Simpang Semekto Hanguskan Bangunan Kayu, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah
Rus’ansyah juga belum mengetahui secara pasti titik awal munculnya api. Ia mengaku baru tiba di lokasi setelah kebakaran berlangsung.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran dan nilai kerugian belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan penanganan dan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Kebakaran tersebut menjadi perhatian karena terjadi di kompleks pemerintahan pada dini hari saat aktivitas perkantoran sedang tidak berlangsung. Pemerintah Provinsi Kalteng memastikan pelayanan dan aktivitas Biro Kesra tetap berjalan dengan memindahkannya sementara ke lokasi lain. (*)
Editor : Slamet HarmokoSumber : ANTARA