Dua Pekerja PBS asal Pasuruan Tenggelam di Sungai Bulik saat Mencari Ikan dan Kerang Kijing

Ria Mekar Anggreany • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:29 WIB
Perairan Sungai Bulik, Kabupaten Lamandau, tempat tenggelamnya dua warga, saat mencari ikan dan kerang Kijing, Minggu (9/8).(istimewa/warga)
Perairan Sungai Bulik, Kabupaten Lamandau, tempat tenggelamnya dua warga, saat mencari ikan dan kerang Kijing, Minggu (9/8).(istimewa/warga)

NANGA BULIK,radarsampit.jawapos.com-Meski terlihat tenang dan sedang surut, sungai-sungai di Kabupaten Lamandau ternyata menyimpan bahaya tak kasatmata. Kali ini, Sungai Bulik kembali memakan korban. Dua orang karyawan perusahaan besar swasta (PBS) sawit dilaporkan tenggelam, ketika mencari ikan dan Kerang Kijing bersama keluarganya.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Desa Nanga Pamelontian, Kecamatan Bulik,Minggu (9/8) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dua korban diketahui karyawan PT NAL dan berasal dari Pasuruan, serta masih ada ikatan keluarga. Mereka yakni Sarundap (42) yang hingga Minggu malam masih dalam pencarian dan Suhariyoto (60) yang telah ditemukan warga, dalam keadaan meninggal dunia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamandau, Hendikel, membenarkan peristiwa itu. "Informasi orang tenggelam kami terima dari security PT NAL dan Camat Bulik," ungkapnya.

Menurutnya, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lamandau dan pihak Basarnas turun ke lokasi melakukan pencarian terhadap korban.Sebelum tim gabungan tiba, warga setempat juga telah terlebih dahulu melakukan upaya pencarian.

Baca Juga: Inilah Kronologi Remaja Tenggelam di Sungai Kahayan Palangka Raya, Tim SAR Lakukan Pencarian

Namun, karena kondisi hari mulai gelap dan faktor keselamatan, proses pencarian terhadap korban atas nama Sarundap, dihentikan sementara dan dilanjutkan Senin (10/8).

Penjabat (Pj) Kepala Desa Nanga Pamelontian, Marjoni menjelaskan, kejadian bermula ketika kedua korban bersama keluarga, termasuk anak dan istri, pergi ke Sungai Bulik untuk mencari ikan dan kijing.

Saat itu kondisi sungai sedang surut, sehingga keluarga korban beraktivitas di sekitar sungai. Tak berselang lama, kedua korban dilaporkan tenggelam. Upaya pertolongan sempat dilakukan, tetapi kedua korban tidak berhasil diselamatkan. Keluarga korban kemudian bergegas menuju desa untuk meminta pertolongan.

"Warga langsung melakukan pencarian setelah keluarga korban datang ke desa meminta pertolongan," pungkas Marjoni.(mex/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
sungai bulik tenggelam pasuruan mencari ikan PT NAL