SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Kecamatan Seranau menjadi wilayah dengan konsentrasi titik panas atau hotspot tertinggi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Data terbaru menunjukkan terdapat 78 hotspot terdeteksi dalam pemantauan 24 jam terakhir.
Dari jumlah tersebut, seluruhnya berada di Desa Batuah. Data rekapitulasi hotspot yang diakses pada Sabtu (8/8/2026) pukul 16.00 WIB mencatat 73 titik memiliki tingkat kepercayaan menengah, empat titik tingkat kepercayaan rendah, dan satu titik tingkat kepercayaan tinggi.
Kondisi tersebut menempatkan Batuah sebagai wilayah yang paling menonjol dalam sebaran hotspot di Kotim.
Secara keseluruhan, tercatat 206 hotspot di wilayah Kotim. Sebanyak 188 titik berada pada tingkat kepercayaan menengah, 13 titik tingkat kepercayaan tinggi, dan lima titik tingkat kepercayaan rendah.
Selain Seranau, sejumlah kecamatan lain juga mencatat hotspot cukup tinggi. Kecamatan Kota Besi berada di urutan berikutnya dengan 47 titik, disusul Mentawa Baru Ketapang 20 titik, Baamang 19 titik, serta Cempaga Hulu 12 titik.
Sebaran hotspot juga terdeteksi di Kecamatan Mentaya Hilir Utara sebanyak tujuh titik, Parenggean enam titik, Bukit Santuai satu titik, Cempaga tiga titik, Telawang tiga titik, Teluk Sampit satu titik, dan Tualan Hulu lima titik.
Data tersebut menunjukkan tekanan kebakaran hutan dan lahan masih cukup tinggi di sejumlah wilayah Kotim, terutama di kawasan Seranau.
Namun, hotspot tidak serta-merta berarti titik tersebut merupakan lokasi kebakaran. Hotspot merupakan indikasi adanya titik panas yang terdeteksi melalui pemantauan satelit dan perlu diverifikasi di lapangan.
Kondisi di Batuah menjadi perhatian karena sebelumnya kebakaran lahan di wilayah tersebut dilaporkan terus meluas. Akses yang sulit juga membuat upaya penanganan dari darat tidak dapat menjangkau seluruh titik api.
Damang Seranau Yanto sebelumnya menyampaikan, warga berharap bantuan helikopter water bombing segera dikerahkan untuk membantu mengendalikan kebakaran agar tidak semakin meluas.
Dengan konsentrasi hotspot tertinggi berada di Batuah, pemantauan dan penanganan di wilayah tersebut menjadi penting untuk mencegah titik panas berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar. (oes)
Editor : Slamet Harmoko