Inilah Dugaan Penyebab Perempuan Muda Ini Nekat Panjat Tower TVRI di Sampit

Fahry Ilhami Samosir • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 11:45 WIB
Negosiasi warga dengan wanita pemanjat tower TVRI di Jalan H Imran, Sampit, membuahkan hasil, Jumat (7/8/2026). (Mifta untuk Radar Sampit) 
Negosiasi warga dengan wanita pemanjat tower TVRI di Jalan H Imran, Sampit, membuahkan hasil, Jumat (7/8/2026). (Mifta untuk Radar Sampit) 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Suasana di kawasan tower pemancar TVRI, Jalan H Imran, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, mendadak geger, Jumat (7/8) pagi.

Pasalnya, seorang perempuan muda harus dievakuasi setelah diduga nekad mencoba melakukan percobaan bunuh diri di area tower tersebut.

Aksi yang tak patut ditiru itu pun sontak mengundang perhatian warga. Sejumlah orang kemudian berupaya melakukan evakuasi hingga perempuan tersebut berhasil dibawa ke tempat aman.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Ketapang AKP Anis membenarkan kejadian yang berlangsung di wilayah hukumnya tersebut.

"Motifnya diduga karena beban keluarga," ujar AKP Anis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perempuan tersebut diketahui bekerja sebagai pengasuh anak.

Setelah berhasil diamankan, yang bersangkutan dibawa kembali ke tempatnya bekerja karena lantaran disebut tidak ingin pulang ke rumahnya.

Polisi menduga perempuan tersebut tengah mengalami tekanan psikologis berat. Namun, pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan persoalan yang melatarbelakangi kejadian tersebut.

"Sudah diamankan dan sementara berada di tempatnya bekerja sebagai pengasuh anak," jelasnya.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar. Polisi memastikan penanganan dilakukan untuk menjaga keselamatan perempuan tersebut sekaligus mencegah kejadian serupa kembali terjadi. (sir)

Editor : Slamet Harmoko
tower tvri sampit bunuh diri kotim kalteng