SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kebakaran kembali meneror permukiman warga di Kota Sampit. Sebuah rumah semi permanen milik Aran di Jalan DI Panjaitan, Gang Resmi, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, ludes dilalap si jago merah, Jumat (7/8) siang.
Kobaran api pertama kali diketahui warga yang melihat asap tebal membumbung dari bagian tengah rumah. Dalam hitungan menit, suasana sekitar berubah panik. Warga berhamburan keluar rumah dan berusaha menjauh dari lokasi kebakaran.
Siska, warga sekaligus saksi mata mengatakan, api diduga pertama kali muncul dari bagian tengah rumah. Saat kebakaran terjadi, kondisi rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang bepergian.
"Pemilik rumah sedang pergi minum Herbalife di Kecamatan Baamang," ujar Siska.
Tak hanya warga yang dibuat panik. Kebakaran tersebut juga membuat ratusan pelajar sekolah dasar (SD) di sekitar lokasi berhamburan keluar hingga ke badan jalan.
Pasalnya, titik kebakaran berada tepat di belakang kawasan pendidikan. Kepulan asap tebal yang memenuhi udara membuat para pelajar dan warga sekitar memilih menyelamatkan diri untuk menghindari kemungkinan api merembet.
Siska menambahkan, suara ledakan sempat terdengar ketika api mulai membesar. Sumber ledakan tersebut belum diketahui secara pasti.
"Sempat terdengar suara ledakan saat api mengamuk" katanya.
Saat ini, petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku memadamkan kobaran api. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran dan besaran kerugian masih dalam penanganan pihak terkait. (sir)
Editor : Slamet Harmoko