PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Warga di sekitar Jalan Iskandar, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, mendadak geger pada Selasa, 4 Agustus 2026 malam.
Sebuah mobil Honda HR-V warna merah dengan nomor polisi KH 1271 RD ditemukan terparkir mencurigakan dalam keadaan mesin dan lampu masih menyala di depan Musholla Nurul Muklisin.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar pada pukul 17.30 WIB. Curiga melihat kendaraan yang terparkir dengan lampu depan dan belakang tetap menyala, seorang saksi menghampiri mobil untuk mengecek keberadaan pengemudinya.
Baca Juga: Kemendagri Godok Skema DAU untuk Bayar Gaji PPPK, Daerah yang Kesulitan Fiskal Mulai Dapat Harapan
Saat melihat ke dalam kabin, saksi mendapati pengemudi mobil dalam posisi tersandar di kursi supir dan miring ke arah pintu sebelah kanan.
Saksi sempat menggedor kaca mobil berulang kali untuk membangunkan korban, namun tidak mendapatkan respon sama sekali.
Melihat situasi tersebut, saksi kemudian meminta bantuan pengunjung kafe di sekitar lokasi kejadian. Karena korban tetap tidak bergerak, warga segera menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kobar serta pihak Kepolisian untuk evakuasi.
Kapolsek Arut Selatan AKP Ratno menceritakan, setelah mendapat informasi petugas Damkar yang tiba di lokasi berhasil membobol dan membuka pintu mobil.
Baca Juga: 24 Jam Terakhir Hotspot di Kotim Melonjak Jadi 159 Titik, BMKG: Belum Ada Harapan Hujan Signifikan
"Pengemudi yang diketahui sudah dalam keadaan pingsan tersebut langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk mendapatkan pertolongan medis mendalam," terangnya.
Lanjut dia, berdasarkan data yang dihimpun, identitas pengemudi diketahui bernama Agung Adi Nugroho (46), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdomisili di Jl. Padat Karya RT 11 RW 00, Kelurahan Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan intensif oleh tim medis RSUD Sultan Imanuddin, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
"Jenazah korban kini telah diserahkan dan dibawa pihak keluarga menuju rumah duka," pungkasnya. (tyo/sla)
Editor : Slamet Harmoko