Rumah di Kawasan Padat Penduduk Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Dapur

Fahry Ilhami Samosir • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 16:57 WIB
KEBAKARAN RUMAH: Puluhan petugas pemadam kebakaran saat berjibaku memadamkan api di Jalan DI Panjaitan, Gang Hijrah, Kecamatan MB Ketapang, Sampit, Selasa (4/8) sore. (FAHRY/RADAR SAMPIT)
KEBAKARAN RUMAH: Puluhan petugas pemadam kebakaran saat berjibaku memadamkan api di Jalan DI Panjaitan, Gang Hijrah, Kecamatan MB Ketapang, Sampit, Selasa (4/8) sore. (FAHRY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kebakaran kembali mengguncang kawasan permukiman padat penduduk di Sampit. Sebuah rumah semi permanen milik Bandi yang berada di Jalan DI Panjaitan Selatan, Gang Hijrah, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, ludes dilalap si jago merah, Selasa (4/8) sekitar pukul 16.30 WIB.

Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan. Cuaca yang panas disertai embusan angin cukup kencang membuat kobaran api sulit dikendalikan hingga melahap hampir seluruh bagian rumah.

Ijul, warga yang menjadi saksi mata, mengaku menjadi orang pertama yang mengetahui kebakaran tersebut. Saat kejadian, dirinya sedang bersantai di belakang rumah sebelum melihat kobaran api muncul dari bagian dapur rumah korban.

"Waktu itu saya sedang santai di belakang rumah. Tiba-tiba ada api di bagian dapur rumah Bandi. Saya pun langsung panik dan teriak ada api," ujar Ijul.

Teriakan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Mereka berupaya membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan kobaran api. Petugas berjibaku melakukan penyemprotan dari berbagai sisi agar api tidak merambat ke rumah-rumah lain yang berdempetan dengan lokasi kejadian.

Berkat kerja keras petugas dan relawan, api akhirnya berhasil dipadamkan setelah beberapa waktu. Meski demikian, rumah milik Bandi tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar.

"Dari awal sampai seluruh bangunan terbakar, tidak ada suara ledakan. Yang pasti api berasal dari bagian dapur rumah. Sementara, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang berdagang diluar," terangnya.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun besaran kerugian yang dialami korban. Peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut. (sir)

Editor : Slamet Harmoko
sampit kotim kalteng kebakaran rumah