KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com - Seluruh pasien yang sempat menjalani perawatan akibat dugaan keracunan usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kuala Pembuang kini telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Senin (3/8).
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seruyan Hilir Kuala Pembuang 1, Yanuar Maulana, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi dengan pihak RSUD Kuala Pembuang, tidak ada lagi pasien yang menjalani perawatan terkait insiden tersebut.
Baca Juga: Usai Dugaan Keracunan MBG, Dapur SPPG di Kuala Pembuang Disuspensi Sementara untuk Evaluasi Total
"Per hari ini seluruh pasien telah kembali ke rumah masing-masing. Dengan demikian, tidak terdapat lagi pasien yang menjalani perawatan di RSUD Kuala Pembuang terkait kejadian ini," katanya, Senin (3/8).
Meski seluruh pasien telah dipulangkan, pihak SPPG memastikan proses pemantauan masih terus dilakukan.
"Koordinasi dengan rumah sakit maupun instansi terkait juga tetap berlangsung untuk mengantisipasi apabila terdapat perkembangan lanjutan," ujarnya.
Yanuar menegaskan, setiap informasi terbaru mengenai penanganan pascakejadian akan segera disampaikan kepada pihak-pihak terkait sebagai bentuk transparansi dan evaluasi.
Sebelumnya, puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kuala Pembuang dilaporkan mengalami gejala seperti mual, muntah, diare, dan demam setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.
Insiden tersebut sempat membuat sejumlah siswa menjalani perawatan di RSUD Kuala Pembuang sebelum akhirnya kondisi mereka berangsur membaik dan diperbolehkan pulang. (rdw/sla)
Editor : Slamet Harmoko