Kebakaran di Belauran Sampit, Enam Unit Damkar Dikerahkan Cegah Api Merembet

Fahry Ilhami Samosir • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 21:40 WIB
Kebakaran kembali terjadi di kawasan Belauran, Jalan Rahadi Usman, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (2/8/2026) malam.
Kebakaran kembali terjadi di kawasan Belauran, Jalan Rahadi Usman, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (2/8/2026) malam.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran kembali terjadi di kawasan Belauran, Jalan Rahadi Usman, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (2/8/2026) malam.

Kobaran api yang muncul di sebuah gang sempit menghanguskan sebuah bangunan kecil yang biasa digunakan warga sebagai tempat beristirahat.

Api yang cepat membesar sempat memicu kepanikan warga sekitar. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi, sementara warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke permukiman padat yang berada di sekitar lokasi.

Warga Berupaya Padamkan Api

Hasan, seorang pedagang yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui saat dirinya sedang berjualan sate.

Menurutnya, suasana mendadak panik setelah terdengar teriakan warga yang meminta pertolongan karena muncul kobaran api dari sebuah bangunan kecil.

"Pas saya cek, ternyata bangunan kecil yang biasa digunakan warga sini untuk tidur," ujarnya.

Hasan menuturkan, warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api terus membesar sehingga sulit dikendalikan.

"Awalnya kami berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Namun, api sulit dipadamkan. Beruntung, petugas pemadam dengan cepat datang membantu memadamkan api," katanya.

Dugaan Penyebab Masih Diselidiki

Selain difungsikan sebagai tempat beristirahat, di sekitar bangunan tersebut juga terdapat tumpukan sampah yang mudah terbakar sehingga api dengan cepat membesar.

Hasan menduga kebakaran dipicu arus pendek listrik. Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil menguasai kobaran api sehingga tidak merembet ke rumah-rumah warga di kawasan permukiman yang cukup padat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun taksiran kerugian akibat kebakaran tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat terkait.

Editor : Slamet Harmoko
kebakaran belauran Kebakaran Sampit kebakaran rumah