Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Besar Palangka Raya, Satu Pria Masih Diperiksa

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 13:16 WIB
Kebakaran besar terjadi di kawasan Pasar Besar Palangka Raya, Sabtu (1/8) malam. Kobaran api memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.
Kebakaran besar terjadi di kawasan Pasar Besar Palangka Raya, Sabtu (1/8) malam. Kobaran api memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran hebat yang menghanguskan permukiman di kawasan Kompleks Pasar Besar Palangka Raya, tepatnya di dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen, Jalan Jawa, Sabtu (1/8/2026).

Dalam penyelidikan tersebut, polisi telah mengamankan seorang pria yang diduga berkaitan dengan peristiwa itu, namun hingga kini belum dapat dipastikan apakah kebakaran dipicu unsur kesengajaan.

Berdasarkan data Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Kamboja, sedikitnya delapan unit rumah dan satu barak berisi empat pintu ludes terbakar.

Api yang dengan cepat membesar memicu kepanikan warga dan merembet ke sejumlah bangunan di sekitarnya. Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar dua jam.

Baca Juga: Pesta Rakyat HUT Lamandau Tercoreng, Oknum Penonton Bandel Baku Hantam Di Depan Panggung Hiburan

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hertanto membenarkan bahwa seorang pria telah diamankan dan kini masih menjalani pemeriksaan.

"Ada yang kami amankan, tapi masih diperiksa anggota. Agak sulit diajak komunikasi," ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, dikutip dari kaltengpos (grup radar sampit) Minggu (2/8/2026).

Menurut Iyudi, penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran maupun memastikan adanya unsur kesengajaan. Seluruh kemungkinan masih didalami, termasuk keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan, kobaran api diduga bermula dari rumah seorang pria berusia sekitar 50 tahun. Pria tersebut diduga dalam kondisi mabuk saat kebakaran terjadi.

Baca Juga: Hotspot Bergeser ke Pesisir, Mentaya Hilir Utara dan Teluk Sampit Mendominasi

Meski demikian, informasi tersebut belum menjadi kesimpulan resmi penyidik. Polisi masih mengumpulkan alat bukti untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti munculnya api.

Keterangan warga juga menyebut pria yang diamankan telah lama tinggal seorang diri setelah bercerai. Anak-anaknya dikabarkan bekerja di luar Kota Palangka Raya.

Dalam sekitar satu tahun terakhir, pria tersebut disebut kerap mengonsumsi minuman beralkohol dan menghirup lem. Warga juga menduga ia mengalami tekanan psikologis. Namun seluruh informasi tersebut masih sebatas keterangan warga dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh kepolisian.

Kebakaran Terjadi Saat Aktivitas Pasar Mulai Ramai

Peristiwa kebakaran terjadi ketika aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Besar mulai ramai. Warga menyebut kondisi listrik di lokasi saat itu normal dan tidak terjadi pemadaman, sehingga dugaan penyebab kebakaran masih menjadi fokus penyelidikan aparat.

Selain melalap rumah dan barak warga, percikan api sempat beterbangan hingga mengenai atap kompleks pemakaman Kristen di sekitar lokasi. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, api berhasil dikendalikan sebelum merambat lebih luas.

Baca Juga: Kebakaran Melanda Kawasan Pasar Besar Palangka Raya, Kobaran Api Membumbung Tinggi

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sedikitnya delapan rumah dan satu barak empat pintu hangus terbakar, sementara sejumlah bangunan lain mengalami kerusakan akibat sambaran dan rembetan api.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, termasuk mendalami dugaan keterlibatan pria yang telah diamankan. Aparat juga mengimbau masyarakat tidak berspekulasi hingga hasil penyelidikan resmi diumumkan. (jpg)

Editor : Slamet Harmoko
Kebakaran pasar besar palangka raya penyebab kebakaran kebakaran Pasar Besar Palangka Raya