NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com - Pelaksanaan Pesta Rakyat peringatan Hari Jadi (HUT) Kabupaten Lamandau yang digelar di Alun-Alun Kota Nanga Bulik tercoreng.
Meski acara menghadirkan deretan hiburan menarik sejak Sabtu malam (1/8), suasana kondusif yang diharapkan justru dicoreng oleh aksi perkelahian penonton yang kerap terulang setiap kali acara hiburan berlangsung.
Padahal, sebelum rangkaian acara dimulai, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra bersama Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto, telah mengimbau secara tegas kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan.
"Warga diminta menikmati hiburan rakyat tanpa terpancing emosi agar pesta rakyat dapat berjalan aman dan damai," katanya.
Acara Pesta Rakyat ini rencananya berlangsung meriah dari tanggal 1 hingga 9 Agustus, dengan pembukaan resmi yang dijadwalkan pada 3 Agustus.
Sederet artis papan atas dijadwalkan tampil untuk menghibur warga Lamandau. Pada malam pertama saja, panggung utama sudah dihibur oleh penampilan Lona Mamoh dan Mas Aji yang berhasil menyedot antusiasme ratusan penonton.
Baca Juga: Kebakaran Melanda Kawasan Pasar Besar Palangka Raya, Kobaran Api Membumbung Tinggi
Sayangnya, euforia warga yang hadir harus terganggu oleh ulah oknum tidak bertanggung jawab.
Keributan dan perkelahian antarpenonton kembali pecah di tengah kerumunan massa, mengulang kejadian serupa yang kerap terjadi pada malam-malam hiburan sebelumnya.
"Selalu kelahi setiap acara bikin rusuh suasana aja, bukannya dinikmati malah onar kacau," tutur Floren saat di bincangi.
Aparat keamanan yang bertugas di lokasi langsung sigap meredam situasi agar perkelahian tidak meluas.
Pihak kepolisian dan panitia mengimbau keras para pengunjung untuk saling menahan diri dan dewasa dalam berhibur, agar kemeriahan ulang tahun Kabupaten Lamandau ini tidak dirusak oleh aksi keonaran. (bib)
Editor : Slamet Harmoko