Diduga Laka Kerja, Teknisi Kontraktor Tewas di Pabrik PT Katingan Indah Utama, Polisi Selidiki Penyebabnya

Fahry Ilhami Samosir • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 15:17 WIB
Ilustrasi Mayat (jawa pos)
Ilustrasi Mayat (jawa pos)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Dugaan kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja kontraktor terjadi di area Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Kabuau milik PT Katingan Indah Utama (KIU), Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (23/7/2026) itu kini masih dalam penyelidikan kepolisian untuk memastikan penyebab serta ada tidaknya unsur kelalaian.

Korban diketahui berinisial RYS, seorang pekerja kontraktor dari PT ATMINDO. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi sekitar pukul 17.20 WIB di area Empty Bunch Press.

Baca Juga: Jika Kabut Asap di Kotim Memburuk, Pembelajaran dari Rumah Menjadi Opsi

Korban diduga mengalami kecelakaan saat berada di ujung conveyor scraper nomor 4 menuju nomor 5. Tak lama kemudian, korban ditemukan tergeletak di atas platform conveyor scraper nomor 4 setelah terdengar berteriak meminta pertolongan.

Teriakan tersebut didengar oleh pekerja kontraktor dari PT Technindo yang kemudian bergegas menuju lokasi untuk memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban.

Setelah berhasil dievakuasi, korban sempat mendapatkan penanganan medis di klinik perusahaan. Karena kondisinya kritis, korban kemudian dirujuk menggunakan ambulans ke RS Pambelum Palangka Raya.

Namun, dalam perjalanan kondisi korban terus menurun hingga tidak sadarkan diri. Ambulans kemudian dialihkan ke RS Parenggean untuk penanganan darurat.

Baca Juga: Kasus Diare di Kotim Melonjak! Baru Sampai Juli 2026 Sudah Nyaris Samai Total Setahun 2025

Meski telah mendapat pertolongan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Parenggean, AKP Condro Purnomo Adi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut.

"Masih kami dalami. Mohon waktunya karena anggota sudah kami kerahkan ke lapangan. Jika ada informasi lebih lanjut nanti akan kami sampaikan," ujar Condro, Sabtu (1/8/2026).

Menurutnya, kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab insiden sebelum seluruh proses penyelidikan selesai dilakukan.

"Kami belum bisa menyampaikan kesimpulan karena penyelidikan masih berlangsung. Semua fakta di lapangan masih kami kumpulkan," tambahnya.

Kasus ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan industri.

Polisi memastikan penyelidikan dilakukan secara profesional untuk mengetahui apakah insiden tersebut murni kecelakaan kerja atau terdapat unsur kelalaian yang menyebabkan korban kehilangan nyawanya. (sir/sla)

Editor : Slamet Harmoko
PT Katingan Indah Utama PT KIU Pekerja Tewas di PT KIU parenggean kecelakaan kerja