NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com - Seorang warga ditemukan meninggal dunia di atas perahu yang terapung di aliran Sungai Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Korban diketahui bernama Jurmani (63), seorang petani yang berdomisili di Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalteng.
Peristiwa nahas ini pertama kali diketahui oleh dua orang saksi, Irfan dan Irwansyah, saat sedang melintas di kawasan sungai tersebut. Rasa curiga timbul ketika mereka melihat sebuah perahu berada di tengah aliran sungai tanpa ada sosok pemilik yang terlihat.
Saat mendekati perahu, saksi melihat sorot lampu senter yang masih menyala. Begitu berada di samping perahu, mereka mendapati korban dalam posisi tertelungkup sambil masih memegang pukatm alat penangkap ikan dari tali nilon.
Baca Juga: Ditemukan Telungkup di Atas Perahu, Pemancing di Lamandau Ini Ternyata Sudah Meninggal
Setelah dipastikan korban sudah tidak bernyawa, saksi langsung meminta bantuan warga sekitar untuk menghubungi keluarga korban dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Kapolres Lamandau melalui Kasi Humas, Ipda Gin Gin Ginanjar, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Petugas yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menggali keterangan dari para saksi dan keluarga.
"Dari hasil pemeriksaan awal dan olah TKP oleh personel di lapangan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ungkap Ipda Gin Gin Ginanjar.
Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG Merembet, Tidak Hanya Pelajar SMPN 1, Tapi Juga Menyerang SMAN 1 Kuala Pembuang
Berdasarkan keterangannya, pihak keluarga mengonfirmasi bahwa Jurmani memang memiliki kebiasaan rutin mencari ikan di sungai setiap harinya. Selain itu, keluarga juga mengungkap bahwa korban memiliki riwayat penyakit lambung yang sudah lama diidapnya.
Pihak Polres Lamandau turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah ini dan mengingatkan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama jika melakukan aktivitas seorang diri. Jika menemukan kejadian serupa atau situasi darurat lainnya, mohon segera melapor kepada pihak kepolisian terdekat," tutupnya. (bib)
Editor : Slamet Harmoko