Perluasan Sisi Barat Landasan Pacu Bandara H Asan Siap Dikerjakan. Akses Jalan Sampit- Palangka Raya Bakal Dialihkan

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 21:18 WIB
Embarkasi penumpang di Bandara H Asan Sampit. (dok.radarsampit)
Embarkasi penumpang di Bandara H Asan Sampit. (dok.radarsampit)

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com-Rencana pengembangan Bandara H Asan Sampit mulai memasuki tahap pelaksanaan di menjelang akhir tahun 2026. Salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah pembangunan pagar sisi barat yang berbatasan dengan Jalan Tjilik Riwut.

Saat ini panjang landasan pacu mencapai 2.200 meter, sedangkan dalam master plan telah diusulkan menjadi sekitar 3.000 meter.

Seiring proyek tersebut, akses jalan yang selama ini melintasi kawasan bandara menuju arah Palangka Raya juga akan ditutup dan dialihkan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Raihansyah mengatakan, pihak Bandara H Asan Sampit telah memperoleh alokasi dana APBN sekitar Rp1,5 miliar untuk pembangunan pagar di sisi barat kawasan bandara, sehingga aset di sebelah barat itu akan dipagar terlebih dahulu," ujar Raihansyah.

Konsekuensinya, jalan yang saat ini menjadi akses penghubung Sampit menuju Palangka Raya melalui kawasan Bandara H Asan nantinya akan ditutup secara permanen.

Namun, penutupan jalan tersebut baru akan dilakukan apabila jalur alternatif melalui Jalan Jaksa Agung R Soeprapto sudah benar-benar siap digunakan. Target penutupan diperkirakan berlangsung pada November hingga Desember 2026.

"Kami sudah rapat dengan Dinas Pekerjaan Umum. Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto harus benar-benar operasional , mulus, dan fasilitas jalannya lengkap, termasuk rambu lalu lintas dan penerangan jalan. Setelah itu baru kami berani menutup jalan yang sekarang digunakan," papar Raihansyah.

Baca Juga: Kabut Asap Jadi Ancaman, Bandara H Asan Sampit Utamakan Keselamatan Penerbangan

Ia menerangkan, kondisi Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto saat ini sebagian besar sudah beraspal dan layak dilalui. Meski demikian, masih terdapat beberapa titik rendah dari kawasan tikungan hingga Simpang Empat Kandan, yang perlu ditinggikan karena kerap terdampak genangan saat musim hujan.

"Bagian itu nantinya akan ditangani Dinas PU. Setelah ruas dari simpang sampai Simpang Empat Kandan benar-benar mulus, seluruh aruskendaraan menuju Palangka Raya akan dialihkan melewati Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto yang lebarnya sekitar 16 meter dan sudah memiliki median jalan," papar Raihansyah.

Ia merincikan, nantinya kendaran dari arah Sampit menuju Palangka Raya tidak lagi melewati ruas Jalan Tjilik Riwut di kawasan, yang terdapat warga berjualan nenas di depan bandara. Akses akan memutar melalui Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto yang terhuung ke Jalan Lingkar Utara dan keluar di samping sebuah SPBU Jalan Tjilik Riwut.

Selain pengalihan akses jalan, pemerintah daerah bersama pihak bandara juga terus mendorong pengembangan fasilitas Bandara H Asan Sampit.

 

Raihansyah menambahkan, prioritas yang diajukan ke pemerintah pusat bukanlah perpanjangan landasa , melainkan pelebaran runway setra peningkatan kekuatan landasan atau Pavement Classification Number (PCN) agar mampu melayani pesawat berbadan lebih besar secara optimal.

"Selain itu, gedung Pemadam Kebakaran yqng saat ini berada di tengah kawasan operasional juga akan dipindahkan ke lahan yang sudah dibebaskan di sebelah barat BMKG agar pengemebangan bandara bisa berjalan sesuai rencana," pungkasnya. (yn/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
dinas perhubungan Kotim Jalan Jaksa Agung bandara h asan sampit landasan pacu Raihansyah