Dokter Internship FKUI Asal Sampit Meninggal Dunia, Jenazah Ditemukan di Penginapan Kota Metro Lampung

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 07:18 WIB
Pernyataan belasungkawa Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) (Instagram)
Pernyataan belasungkawa Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) (Instagram)

 

RADARSAMPIT.JAWAPOS.COM - Dokter muda alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) yang ditemukan meninggal dunia di kamar mandi sebuah penginapan di Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Lampung, Selasa (21/7/2026) malam. Identitasnya diketahui bernama Muhamad Zulfikar Drakel (25).

Zulfikar merupakan dokter koas asal Kalimantan Tengah. Dia tercatat sebagai alumni FK UI angkatan 2018 dan tengah menjalani program internship di RSUD Sukadana, Kabupaten Lampung Timur.

Kabar meninggalnya dokter muda peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) Kementerian Kesehatan, dr. Muhammad Zulfikar Drakel, M.Res., memicu duka mendalam sekaligus kembali menyoroti pentingnya perlindungan dan kesejahteraan tenaga kesehatan muda yang sedang menjalani masa pengabdian.

Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2018 itu meninggal dunia pada Selasa (21/7/2026) saat menjalani program internship di RSUD Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Dokter tersebut merupakan putra daerah asal Kalimantan Tengah, tepatnya Sampit, Kotawaringin Timur.

Kementerian Kesehatan melalui akun resmi media sosialnya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Zulfikar dan mengapresiasi dedikasi yang telah diberikan selama bertugas melayani masyarakat.

“Selamat jalan, dr. Zulfikar. Pengabdian dan dedikasimu dalam melayani masyarakat akan selalu dikenang serta menjadi teladan bagi dunia kesehatan Indonesia,” tulis Kemenkes.

Dalam unggahan tersebut, Kemenkes juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi almarhum dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama mengikuti Program Internship Dokter Indonesia.

FKUI: Kehilangan Besar bagi Dunia Kedokteran

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Anna Rozaliyana, turut menyampaikan duka cita atas wafatnya Zulfikar yang merupakan alumni FKUI.

Menurut Anna, kepergian seorang dokter muda merupakan kehilangan besar bagi dunia kesehatan. Ia menilai peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tenaga kesehatan, khususnya dokter muda, membutuhkan dukungan serta lingkungan kerja yang aman dan manusiawi.

“Di balik tugas, tanggung jawab, dan tuntutan pelayanan, setiap dokter tetaplah manusia yang memiliki batas, membutuhkan dukungan, dan berhak berada dalam lingkungan kerja yang aman, sehat, serta bermartabat,” ujarnya dikutip dari Mengutip IDN Times, Kamis (23/7/2026)

Anna menegaskan bahwa meskipun program internship berada di luar tata kelola langsung universitas, FKUI memiliki tanggung jawab moral untuk terus mendorong terciptanya sistem pendampingan yang baik bagi dokter muda.

Ingatkan Pentingnya Lingkungan Kerja yang Sehat

FKUI juga menyoroti pentingnya komunikasi terbuka, pembagian beban kerja yang proporsional, serta budaya kerja yang saling mendukung di lingkungan pelayanan kesehatan.

Menurut Anna, kelelahan, tekanan kerja, maupun perasaan terisolasi tidak boleh dianggap sebagai hal yang wajar dalam proses pembentukan dokter profesional.

“Ketangguhan profesional tidak dibangun dengan mengabaikan kemanusiaan, melainkan dengan sistem yang mampu mendengar, melindungi, dan hadir ketika seseorang membutuhkan pertolongan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab meninggalnya almarhum dan menghormati proses yang sedang berjalan. Namun demikian, berbagai pengalaman dan keluhan yang disampaikan dokter muda perlu menjadi bahan evaluasi bersama guna memperbaiki sistem pendidikan dan pelayanan kesehatan.

“Tidak ada pelayanan yang bermutu tanpa tenaga kesehatan yang dijaga, dan tidak ada pendidikan kedokteran yang unggul tanpa nilai kemanusiaan,” tegas Anna.

Kepergian dr. Muhammad Zulfikar Drakel meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, almamater, dan dunia kesehatan Indonesia. Di sisi lain, peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat. (*/sla)

 
 
 
Editor : Slamet Harmoko
dr. Muhammad Zulfikar Drakel dokter internship asal sampit Dokter Muda Asal Kalteng Dokter Asal Sampit Zulfikar Drakel