PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Rencana penutupan total Jalan Ahmad Shaleh Kilometer 7, ruas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama, yang semula dijadwalkan mulai Kamis (23/7), ditunda. Penundaan dilakukan karena material pendukung perbaikan yang didatangkan dari luar daerah belum tiba.
Perbaikan dilakukan pada aspal jembatan pile slab Kilometer 7 yang mengalami kerusakan. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah telah memulai pembongkaran aspal yang amblas.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Barat, Rawandi, mengatakan penutupan total ruas Jalan Ahmad Shaleh belum dapat diberlakukan sesuai jadwal.
"Penutupan ditunda karena masih menunggu material dari luar daerah. Kita menunggu informasi lebih lanjut dari provinsi," ujarnya, Rabu (22/7).
Sebelumnya, ruas jalan tersebut direncanakan ditutup total untuk seluruh jenis kendaraan mulai Kamis (23/7/2026) hingga Sabtu (25/7/2026) pukul 07.00 WIB guna mendukung proses perbaikan dan menjamin keselamatan pengguna jalan.
Meski penutupan ditunda, pengemudi armada angkutan berat diimbau untuk sementara tidak melintasi ruas jalan tersebut. Pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat juga diminta berhati-hati saat melintas di lokasi pekerjaan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kotawaringin Barat, Suryadi, menjelaskan bahwa seluruh penanganan perbaikan jembatan pile slab KM 7 merupakan kewenangan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah.
"Penanganan sepenuhnya dilakukan oleh PUPR Provinsi Kalimantan Tengah. Semoga perbaikan segera selesai sehingga jalan kembali berfungsi normal," katanya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno