Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Ungkap Rencana Pembentukan Dewan Pengawas

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 11:59 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengundurkan diri. (radar surabaya)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengundurkan diri. (radar surabaya)

RADARSAMPIT.JAWAPOS.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (22/7). Keputusan tersebut diambil karena ia harus menjalani pengobatan jantung di luar negeri dan ingin fokus pada proses pemulihan kesehatannya.

Kabar pengunduran diri itu disampaikan langsung oleh Nanik melalui akun media sosial pribadinya. Dalam pernyataannya, ia mengaku telah menyampaikan keputusan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Dengan berat hati akhirnya saya pamit kepada Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN demi kesehatan saya,” tulis Nanik, Rabu (22/7).

Baca Juga: BGN Masih Menunggak Rp1,6 Triliun, Pembayaran ke Pihak Ketiga Dijanjikan Tuntas Tahun Ini

Menurut Nanik, Presiden Prabowo menerima pengunduran dirinya setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan yang dihadapi.

Meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, ia mengungkapkan Presiden tetap memintanya untuk ikut mengawasi jalannya program dan kinerja lembaga tersebut.

“Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN,” ungkapnya.

Nanik juga menyebut adanya kemungkinan pembentukan Dewan Pengawas BGN di masa mendatang. Dalam rencana tersebut, Presiden disebut meminta dirinya untuk mengemban posisi sebagai ketua dewan pengawas.

Pengunduran diri Nanik menjadi perhatian publik karena terjadi hanya sehari setelah BGN melantik lima pejabat tinggi madya baru.

Pelantikan yang berlangsung pada Selasa (21/7) itu sebelumnya disebut sebagai langkah memperkuat organisasi dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Asisten Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, turut membenarkan kabar pengunduran diri tersebut.

Menurutnya, selama sekitar satu setengah bulan memimpin BGN, Nanik telah melakukan berbagai pembenahan internal, termasuk evaluasi terhadap sekitar 28.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” tulis Dirgayuza melalui akun media sosialnya.

Sebelumnya, BGN melantik lima pejabat tinggi madya yang ditunjuk langsung Presiden Prabowo melalui Keputusan Presiden.

Baca Juga: Parah! Pemenang Tender Motor Listrik BGN Senilai Rp1 Triliun Ternyata Tak Punya Dealer dan Bengkel Aktif

Mereka adalah Prima Yosephine Berliana sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Zainuri sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama, Ketut Sumedana sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan, serta Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama BGN.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari sebelumnya menyatakan kehadiran para pejabat baru tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan BGN dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Meski terjadi pergantian pimpinan, pemerintah memastikan pelaksanaan program-program strategis BGN tetap berjalan sesuai rencana, termasuk upaya memperluas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat di berbagai daerah. (*)

Editor : Slamet Harmoko
Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan diri Dewan Pengawas