PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Dunia politik daerah ini dikejutkan dengan keputusan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Tengah, Achmad Diran, yang resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Mantan Wakil Gubernur Kalteng dua periode itu juga menyatakan pensiun total dari seluruh aktivitas kepartaian.
Keputusan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Dalam surat itu, Diran menjelaskan pengunduran dirinya didasari kondisi kesehatan yang tidak lagi memungkinkan serta keinginan menikmati masa tua bersama keluarga.
Diran mengungkapkan, selama menjabat Ketua DPW PAN Kalteng dirinya tidak pernah meminta ataupun mendaftarkan diri sebagai calon ketua. Menurutnya, jabatan tersebut merupakan amanah yang diberikan langsung oleh Ketua Umum PAN.
"Saya memiliki riwayat sakit asma dan maag. Mengingat usia saya yang sudah mencapai 77 tahun, saya merasa tidak mampu lagi bekerja secara maksimal untuk keberlanjutan Partai Amanat Nasional Provinsi Kalteng," tulisnya, surat tersebut.
Ia menegaskan telah memutuskan berhenti sebagai Ketua DPW PAN Kalimantan Tengah dan tidak bersedia lagi ditempatkan pada jenjang kepengurusan PAN. Termasuk di Majelis Penasihat Partai (MPP) maupun struktur lainnya.
Sekretaris DPW PAN Kalteng, Noorkhalis Ridha, membenarkan pengunduran diri Achmad Diran. Menurutnya, surat pengunduran diri tersebut telah diterima DPW PAN Kalteng pada 12 Juli 2026.
Baca Juga: Ketua DPW PAN Kalteng Achmad Diran Tegaskan Dukungan Polri Tetap di Bawah Presiden
"Betul, surat yang ditandatangani H Achmad Diran telah kami terima. Beliau menyatakan berhenti sebagai Ketua DPW PAN Kalimantan Tengah dan tidak bersedia lagi ditempatkan di jenjang kepengurusan apa pun," ujarnya kepada Radar Sampit, Senin (20/7).
Noorkhalis menegaskan, seluruh jajaran DPW PAN Kalteng menerima dan menghormati keputusan tersebut."Kami menerima dan menghormati keputusan beliau. Kami juga mendoakan semoga Ayahanda Pak Diran selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan kebijaksanaan," katanya.
Terkait pengisian jabatan Ketua DPW PAN Kalteng, Noorkhalis mengatakan pihaknya masih menunggu arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN. Pasalnya, surat pengunduran diri tersebut juga ditujukan kepada Ketua Umum PAN sehingga keputusan mengenai pengganti sepenuhnya menjadi kewenangan DPP.
Ia mengakui, seluruh pengurus DPW PAN Kalteng merasa kehilangan sosok Achmad Diran yang selama ini dikenal sederhana, bijaksana, serta memberi ruang bagi kader untuk berkembang.
"Bagi kami beliau adalah sosok yang membesarkan partai dan memberikan kesempatan kepada kader untuk berkontribusi. Kami sedih atas keputusan ini, tetapi kami juga harus menghormati pilihan beliau," pungkas Noorkhalis.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama