SAMPIT,radarsampit.jawapos.com-Musim kemarau di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) turut membawa berkah tersendiri bagi para pencinta mancing (angler). Menyurutnya air membuat ikan-ikan sungai berkumpul di aliran utama. Kondisi itu pun tak dilewatkan para pemancing untuk memuaskan hobi mereka.
Sejak pagi hari, khususnya pada hari Minggu, rombongan angler tampak melewati Jalan HM Arsyad. Berbagai spot potensial seperti Sungai Sampit, Regge, hingga Lampuyang menjadi destinasi favorit para pemburu ikan predator air tawar ini.
Ikan-ikan unggulan seperti gabus, toman, hingga karandang menjadi target utama para pencinta teknik casting. Tak hanya kaum pria, antusiasme musim kemarau ini juga dirasakan para ibu-ibu yang turut meramaikan suasana dengan memancing ikan betok, kapar, dan gabus diparit -parit kecil yang masih tersisa airnya.
"Hampir satu tahun saya tidak pernah memancing. Begitu musim kemarau datang, saya langsung ambil kesempatan ini. Musim kemarau membuat anak-anak sungai kecil kekeringan, sehingga ikan-ikan pasti berkumpul di sungai besar," ujar Nanang, salah satu pemancing setempat.
Baca Juga: Debit Air Tinggi, Pemancing Kesulitan Dapat Ikan
Maraknya para angler yang datang dari berbagai daerah juga membawa dampak positif bagi perekonomian warga lokal. Di kawasan Ramban, warga memanfaatkan momen ini untuk menyewakan sampan serta menawarkan jasa mengantar para pemancing menuju spot-spot terbaik di sepanjang aliran sungai.
Meski antusiasme memuncak, Nanang juga menyampaikan bahwa para pemancing kini harus lebih selektif dalam memilih lokasi. Menurutnya, terdapat beberapa titik di area perusahaan swasta perkebunan sawit yang saat ini sudah memperketat aturan dan tidak lagi memperbolehkan para pemancing untuk masuk ke wilayah operasional mereka.
Kendati demikian, batasan tersebut tidak menyurutkan semangat para pencinta casting untuk terus menyusuri aliran sungai dan menikmati sensasi "panen ikan" di musim kemarau tahun ini. (joy/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama