Gerai Alfamart Sampit Dibobol, Perusahaan Hitung Kerugian dan Serahkan CCTV ke Polisi

Alfian Arwi Permana • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 21:57 WIB
LOKASI KEJADIAN: Gerai Alfamart di Jalan Jenderal Sudirman Km 3.5, Sampit ini sempat disatroni pencuri pada Kamis (16/7/2026) dini hari. FOTO: ALFIAN ARWI PERMANA/RADAR SAMPIT
LOKASI KEJADIAN: Gerai Alfamart di Jalan Jenderal Sudirman Km 3.5, Sampit ini sempat disatroni pencuri pada Kamis (16/7/2026) dini hari. FOTO: ALFIAN ARWI PERMANA/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pembobolan gerai Alfamart di Jalan Jenderal Sudirman Km 3,5, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) pada Kamis (16/7/2026) dini hari masih dalam proses penyelidikan.

Hingga kini, PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk, belum dapat memastikan besaran kerugian karena masih melakukan inventarisasi dan audit stok untuk menghitung jumlah serta jenis barang yang hilang.

Corporate Communication Alfamart, Ahmad Mirza mengatakan, pihaknya masih mendata barang-barang yang hilang untuk memastikan jumlah kerugian akibat aksi pencurian tersebut.

Baca Juga: Dompet Berisi 10 Paket Sabu Disembunyikan di Bawah Lantai, Warga Samuda Diciduk Polisi

Kasus itu pertama kali diketahui sekitar pukul 07.30 WIB saat karyawan datang untuk membuka operasional toko. Saat akan membuka gerai, karyawan menemukan indikasi pembobolan dan segera melaporkannya kepada pihak terkait.

"Hingga saat ini kami masih melakukan inventarisasi dan audit stok sehingga belum dapat menyampaikan secara rinci barang-barang yang hilang maupun nilai kerugian yang ditimbulkan," ujar Ahmad Mirza.

Terkait kemungkinan adanya keterkaitan dengan kasus pembobolan gerai Alfamart lainnya di Jalan Ahmad Yani depan Puskesmas Ketapang I dan depan SMA Negeri 1 Sampit. Ahmad Mirza menegaskan pihaknya belum dapat menarik kesimpulan.

Baca Juga: Pelaku Jambret Masih Berkeliaran di Sampit, Polisi Minta Perempuan Lebih Waspada

"Saat ini kami belum dapat menyimpulkan apakah terdapat keterkaitan dengan kasus-kasus sebelumnya. Hal tersebut merupakan kewenangan pihak kepolisian berdasarkan hasil penyelidikan. Kami mendukung penuh proses penyelidikan yang sedang dilakukan dan berharap pelaku dapat segera terungkap," katanya.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan. Alfamart akan meninjau kembali sistem pengamanan toko, baik dari sisi keamanan fisik maupun prosedur operasional, serta terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk memperkuat langkah pencegahan.

“Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak Kepolisian. Untuk membantu pihak Kepolisian, barang bukti diantaranya berupa rekaman kamera pengawas (CCTV) sudah kami serakan kepada polisi,” tandas Ahmad Mirza. (ian/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
gerai modern pencurian alfamart kemalingan pembobolan