Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Cari Ikan di Sungai, Karyawan Perusahaan Sawit Nyaris Tewas Disambar Buaya

Koko Sulistyo • Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:06 WIB

 

Demas (44) warga Desa Kerabu yang berdomisili di di base camp PT SINP PBNA RT 06, Pangkut mendapatkan perawatan akibat serangan buaya di Sungai Jampau, Jumat 17 Juli 2026. (Warga/Radar Sampit)
Demas (44) warga Desa Kerabu yang berdomisili di di base camp PT SINP PBNA RT 06, Pangkut mendapatkan perawatan akibat serangan buaya di Sungai Jampau, Jumat 17 Juli 2026. (Warga/Radar Sampit)

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Seorang karyawan Perusahaan Besar Swasta (PBS) kelapa sawit PT SINP menjadi korban serangan buaya saat mencari ikan di Sungai Jampau, Afdeling Carlie Blok 24, Desa Sukarami, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat (17/7/2026).

Korban diketahui bernama Demas (44), warga Desa Kerabu yang berdomisili di base camp PT SINP PBNA RT 06, Kelurahan Pangkut. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek serius pada paha kanan dan harus menjalani penanganan medis dengan sekitar 40 jahitan.

Kapolsek Arut Utara, IPDA Johnatan Rey Jumame, menjelaskan peristiwa bermula saat korban mencari ikan menggunakan serok jaring di Sungai Jampau.

"Korban saat itu masuk ke sungai dengan ketinggian air sebatas leher sambil mencari ikan menggunakan serok jaring," katanya, Sabtu (18/7/2026).

Saat sedang asyik menangkap ikan, korban tiba-tiba merasakan sesuatu menyambar dan menggigit paha kanannya. Dalam kondisi kesakitan, korban berusaha melepaskan serok jaring dan melawan buaya yang menyerangnya.

Korban sempat bergumul dengan buaya berukuran besar di dalam air hingga akhirnya reptil tersebut melepaskan gigitannya. Memanfaatkan kesempatan itu, korban segera menyelamatkan diri dengan naik ke daratan dan meminta pertolongan.

Rekan-rekan korban kemudian membawanya ke Poliklinik Kebun PT SINP PBNA untuk mendapatkan penanganan medis.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka robek pada kaki kanan dan harus menjalani tindakan medis berupa sekitar 40 jahitan. Kondisinya kini dilaporkan dalam perawatan.

Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar sungai, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan buaya.

"Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di sungai. Sebisa mungkin hindari masuk ke sungai yang diketahui menjadi habitat buaya untuk mengurangi risiko serangan," tegasnya.

Polisi juga mengingatkan warga agar selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar sebelum melakukan aktivitas di perairan serta segera melapor apabila melihat keberadaan buaya di kawasan permukiman maupun lokasi yang sering digunakan masyarakat. (tyo/sla)

Editor : Slamet Harmoko
mancing digigit buaya Pemancing disambar buaya buaya arut utara