Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Warga Sebut Kebakaran Lima Kios Dipicu Aktivitas Pemindahan BBM, Lha Kok Bisa?

Usay Nor Rahmad • Kamis, 16 Juli 2026 | 08:23 WIB
Kios diduga merupakan titik awal kebakaran yang meludeskan lima bangunan di Jalan DI Panjaitan dekat Taman Kota Sampit. Tampak sepeda motor yang diduga digunakan untuk menyalin bahan bakar berada di lokasi dan dipasang garis polisi. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 
Kios diduga merupakan titik awal kebakaran yang meludeskan lima bangunan di Jalan DI Panjaitan dekat Taman Kota Sampit. Tampak sepeda motor yang diduga digunakan untuk menyalin bahan bakar berada di lokasi dan dipasang garis polisi. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Penyebab kebakaran hebat yang menghanguskan lima kios di kawasan dekat Taman Kota Sampit mulai mengerucut.

Di tengah proses penyelidikan aparat kepolisian, beredar keterangan dari warga yang menyebut kobaran api diduga dipicu kelalaian saat memindahkan bahan bakar dari tangki sepeda motor.

Peristiwa yang terjadi di Kompleks Lahan Inhutani III, Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Rabu (15/7/2026) malam itu meludeskan sedikitnya lima kios dan mengakibatkan seorang penghuni mengalami luka bakar.

Baca Juga: Lima Kios di Dekat Taman Kota Sampit Ludes Terbakar Tengah Malam, Warga Panik Berhamburan Menyelamatkan Barang

Salah seorang warga yang juga menjadi korban kebakaran mengungkapkan, sebelum api membesar, diduga ada penghuni kios yang sedang menyalin (memindahkan) BBM dari sepeda motor ke dalam wadah untuk dijual.

Ironisnya, proses pemindahan bahan bakar tersebut diduga dilakukan sambil merokok.

"Dari bensin, makanya dia luka kok," ujar warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Kamis (16/7/2026).

Menurut warga, api kemudian muncul secara tiba-tiba dan dalam waktu singkat langsung membesar. Material bangunan kios yang didominasi kayu membuat kobaran api dengan cepat menjalar ke bangunan lain yang berdempetan.

Baca Juga: Kejagung Ralat Status Eks Jampidsus, Tegaskan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di Sprindik Baru

Kepanikan pun tak terhindarkan. Warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan berusaha mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Sebagian lainnya berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Tak lama berselang, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur bersama relawan mengerahkan sejumlah armada ke lokasi.

Setelah berjibaku selama beberapa waktu, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Meski demikian, informasi mengenai dugaan penyebab kebakaran tersebut masih sebatas keterangan warga dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api melalui olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga: Pesta Miras Berujung Berdarah, Pria di Kotim Dibacok dengan Parang

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti kebakaran maupun kondisi terkini korban yang mengalami luka bakar. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam menangani bahan bakar yang sangat mudah terbakar. Aktivitas pemindahan BBM seharusnya dilakukan dengan prosedur yang aman dan jauh dari sumber api maupun percikan yang berpotensi memicu kebakaran. (oes/sla)

Editor : Slamet Harmoko
kebakaran kios kebakaran di taman kota sampit penyebab kebakaran bbm