SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Tragedi maut terjadi di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (13/7/2026).
Seorang ibu dan anaknya tewas di tempat setelah tertimpa truk bermuatan ratusan dus air mineral yang terguling. Kecelakaan diduga dipicu pengereman mendadak kendaraan di depan truk maut tersebut.
Informasi yang dihimpun, korban bernama Jumrah dan anaknya, Ica. Saat kejadian, keduanya hendak pergi ke warung menggunakan sepeda motor.
Mereka berhenti di pinggir jalan menunggu kondisi lalu lintas sebelum melanjutkan perjalanan.
Namun dari arah Kota Sampit melintas iring-iringan kendaraan yang terdiri dari sebuah tronton dan truk bermuatan air mineral.
Diduga tronton yang berada di depan mengerem secara mendadak karena ada sepeda motor yang lebih dahulu mengurangi kecepatan.
Baca Juga: Tidak Ada Ampun! Anggota Polri Terlibat Narkoba, Brigpol Bugar Sucianur Dipecat
Sopir truk yang berada di belakang diduga langsung melakukan pengereman.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, truk kehilangan kendali hingga terguling ke sisi jalan dan menimpa kedua korban yang sedang berada di tepi jalan.
"Diduga tronton di depan mengerem mendadak karena ada sepeda motor. Truk di belakang ikut mengerem, lalu hilang kendali dan terguling. Truk itu menimpa ibu dan anak yang sedang menunggu di pinggir jalan," kata Kepala Desa Sungai Paring, Muhammad Usuf.
Baca Juga: Tragis! Ibu dan Anak Tewas Tertimpa Truk dalam Kecelakaan Maut di Cempaga
Peristiwa itu lantas menggemparkan warga. Puluhan warga berhamburan menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.
Namun nahas, kedua korban meninggal dunia di tempat akibat tertimpa badan truk.
Muatan truk berupa ratusan dus air mineral berserakan di lokasi kejadian.
Menurut keterangan sopir, barang tersebut rencananya akan dikirim ke wilayah Parenggean.
"Muatannya mau dibawa ke Parenggean. Sopirnya juga sudah diamankan oleh pihak kepolisian setelah kejadian," ujar Usuf.
Petugas kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sopir truk, serta mengevakuasi kendaraan yang terguling.
Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan aparat berwenang.(ang)
Editor : Slamet Harmoko