PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Perjalanan Masius Joni (31) berakhir tragis. Sopir ekspedisi itu tewas setelah mobil Daihatsu Grand Max yang dikemudikannya menabrak bagian belakang truk yang mogok di bahu Jalan G Obos, Palangka Raya, Sabtu (11/7/2026) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.
Benturan keras membuat bagian depan mobil ringsek parah. Korban terjepit di balik kemudi dan dievakuasi tim SAR gabungan menggunakan peralatan ekstrikasi. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya Ipda Amat menjelaskan, kecelakaan bermula saat korban melaju dari arah Jalan Tingang menuju Jalan G Obos.
Di lokasi kejadian, sebuah truk UD Quester bernomor polisi KH 8332 BM yang dikemudikan Yunaryo sedang berhenti di bahu kiri jalan karena mengalami kerusakan.
"Diduga pengemudi Grand Max terlambat menyadari keberadaan truk sehingga tidak sempat menghindar dan menabrak bagian belakang kendaraan tersebut," ujarnya.
Baca Juga: Tak Hanya di Kota, Polisi Buru Bandar Sabu hingga ke Desa Terpencil di Kotim
Laporan kecelakaan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya sekitar pukul 03.30 WIB. Tim Rescue bersama personel Satlantas Polresta Palangka Raya, Relawan Putra Pahandut, dan warga sekitar berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul 04.10 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, A.A. Ketut Alit Supartana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam proses evakuasi.
Baca Juga: Polres Kotim Beberkan Kronologi Pesta Nikah Berdarah di Kuala Kuayan, Satu Pemuda Tewas
Ia juga mengimbau masyarakat memastikan kondisi fisik tetap prima dan beristirahat cukup sebelum berkendara, terutama saat menempuh perjalanan malam hingga dini hari.
Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Satlantas Polresta Palangka Raya. Dugaan sementara, korban terlambat menyadari keberadaan truk yang sedang mogok di bahu jalan. (daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor