Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Penyidikan Tragedi Tumbang Kalemei Terus Dikembangkan. Dari 5 Tersangka, Masih Ada Yang Diburu

Dodi Abdul Qadir • Kamis, 9 Juli 2026 | 21:02 WIB
Salah satu terduga pelaku penyerangan petugas, saat diamankan tim gabungan kepolisian dari tempat persembunyiannya, belum lama tadi.(istimewa/tim gabungan)
Salah satu terduga pelaku penyerangan petugas, saat diamankan tim gabungan kepolisian dari tempat persembunyiannya, belum lama tadi.(istimewa/tim gabungan)

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Penyidikan kasus penyerangan terhadap anggota Satresnarkoba Polres Katingan saat operasi penindakan dugaan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan pada 2 Juli lalu, masih terus dikembangkan. Polisi memastikan pengungkapan kasus yang menewaskan tiga personel kepolisian tersebut belum berakhir.

Sejauh ini, Polisi telah menetapkan lima tersangka dan masih memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan terhadap petugas. Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono menegaskan, proses penyidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan menyeluruh untuk mengungkap seluruh pelaku beserta perannya.

"Hingga saat ini sudah ada lima orang yang kami tetapkan sebagai tersangka. Penyidikan masih terus berjalan dan akan kami usut hingga tuntas," kata Dodik, Kamis (9/7).

Kelima tersangka masing-masing berinisial Saldy alias S, Robi alias R, Yadi alias Y, D, dan L. Mereka diduga memiliki peran berbeda dalam penyerangan terhadap petugas yang sedang melaksanakan operasi penindakan narkotika.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, Saldy diduga menggunakan senapan angin dalam aksi tersebut. Sementara itu, Yadi diduga menggunakan senjata tajam dan membacok salah satu korban, almarhum Yudhi. Tiga tersangka lainnya diduga melakukan penganiayaan secara bersama-sama yang menyebabkan korban meninggal dunia.

"Penggunaan senapan angin dilakukan oleh Saldy, sedangkan Yadi menggunakan senjata tajam dan membacok almarhum Yudhi. Tiga tersangka lainnya melakukan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ujar Dodik.

Diungkapkannya pula, polisi saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) untuk melengkapi alat bukti dan memastikan rangkaian kejadian berdasarkan hasil pemeriksaan ilmiah.

Dodik menegaskan, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam penyerangan saat operasi penindakan terhadap terduga bandar sabu tersebut.

"Perkembangan penyidikan masih terus berjalan. Kemungkinan adanya pelaku lain masih kami dalami. Semua pihak yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku," tandasnya.

Sebelumnya, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan, pihaknya fokus pada penegakan hukum kasus ini. Dirinya pun menghimbau bagi pelaku yang masih buron agar menyerahkan diri.

“Beberapa pelaku sudah kami amankan, sedangkan lainnya masih dalam pengejaran. Saya mengimbau para pelaku yang masih buron segera menyerahkan diri. Tidak ada kata mundur bagi Polri dalam memberantas narkoba," tegasnya.

Hingga kini penyidik Polda Kalteng masih memburu sejumlah pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) sembari mengembangkan kasus untuk mengungkap seluruh jaringan narkoba yang diduga menjadi pemicu tragedi berdarah di Desa Tumbang Kalemei itu. (daq/yit/gus)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Desa Tumbang Kalemei #tersnagka #Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono #katingan #pelaku