Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BPBD Kotim Usulkan Bantuan Helikopter Water Bombing untuk Tangani Karhutla

Usay Nor Rahmad • Selasa, 7 Juli 2026 | 08:54 WIB
Kebakaran lahan di Kotim yang terjadi beberapa hari terakhir makin sering terjadi dan sejumlah titik sulit diakses. BPBD Kotim pun meminta bantuan helikopter pembom air untuk menanganinya. (BPBD Kotim) 
Kebakaran lahan di Kotim yang terjadi beberapa hari terakhir makin sering terjadi dan sejumlah titik sulit diakses. BPBD Kotim pun meminta bantuan helikopter pembom air untuk menanganinya. (BPBD Kotim) 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur mengusulkan bantuan helikopter water bombing kepada Posko Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Kalimantan Tengah.

 Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam sepekan terakhir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Multazam mengatakan, tidak seluruh titik kebakaran dapat ditangani secara maksimal karena kondisi di lapangan.

"Izin kawan-kawan. Kami menyampaikan upaya-upaya yang dapat kami laksanakan untuk penanggulangan bencana karhutla. Sejak satu minggu ini Kabupaten Kotawaringin Timur sudah banyak kejadian. Ada yang dapat kami tangani, ada juga yang tidak dapat kami tangani," ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Menurut Multazam, sejak Senin (6/7/2026) pihaknya telah berkomunikasi dengan Posko Penanggulangan Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah untuk meminta dukungan operasi udara menggunakan helikopter water bombing. Upaya tersebut diprioritaskan untuk membantu pemadaman kebakaran di wilayah Eka Bahurui.

"Sejak kemarin kami berkomunikasi dengan Posko Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah untuk dapat dibantu unit heli water bombing. Ini adalah upaya terakhir kami untuk memadamkan daerah Eka Bahurui. Pagi ini tim reaksi cepat akan melakukan kaji cepat di daerah Eka Bahurui," katanya.

BPBD Kotawaringin Timur saat ini masih menunggu hasil kaji cepat di lapangan sebagai dasar penyusunan rencana operasi penanganan karhutla bersama pemerintah provinsi.

"Kami masih menunggu informasi terbaru hasil kaji cepat lapangan dan rencana operasi bencana karhutla dari Provinsi Kalimantan Tengah," ucap Multazam.

Ia berharap dukungan seluruh pihak agar kondisi kebakaran hutan dan lahan di Kotawaringin Timur dapat segera terkendali. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#helikopter water bombing #water bombing #bpbd kotim