KUALA PEMBUANG, Radarsampit.jawapos.com – Kecepatan respons Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Seruyan kembali terbukti.
Kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Kamis (2/7), berhasil dipadamkan hanya dalam waktu 23 menit sejak laporan pertama diterima.
Laporan kebakaran masuk ke Damkar sekitar pukul 07.22 WIB dari seorang warga bernama Lestari. Hanya berselang dua menit, Regu 3 langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa satu unit mobil pemadam.
Setibanya di lokasi pada pukul 07.29 WIB, petugas mendapati api telah membakar sebagian lahan. Tanpa menunggu lama, personel segera melakukan pemadaman agar kobaran tidak meluas ke area sekitar.
Upaya cepat tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 07.45 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Kepala Seksi Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Seruyan, Nanang Kosim, mengatakan kecepatan menerima dan merespons laporan menjadi kunci utama dalam mengendalikan kebakaran lahan.
Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan di Tewah, Tersangka Peragakan 32 Adegan Sadis
"Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak menuju lokasi. Semakin cepat penanganan dilakukan, semakin besar peluang api dapat dikendalikan sebelum meluas," ujarnya.
Dalam operasi tersebut, Damkar Seruyan mengerahkan satu unit armada dan tujuh personel Regu 3. Seluruh proses pemadaman berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Nanang juga mengapresiasi masyarakat yang sigap melaporkan kejadian kebakaran sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan.
Baca Juga: Buron Usai Tikam Dua Pemuda di Pesta Pernikahan, Dua Pelaku Akhirnya Dibekuk
Ia kembali mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar, terlebih saat cuaca cenderung kering.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada Damkar agar dapat segera ditangani sebelum meluas," tegasnya.
Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan lain dalam kejadian tersebut. Setelah proses pendinginan selesai, petugas memastikan lokasi telah aman dan bebas dari potensi api menyala kembali. (rdw/fm)
Editor : Farid Mahliyannor