SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Sebuah truk bermuatan pupuk ambles di bahu jalan depan KFC, perempatan Jalan Kapten Mulyono–MT Haryono, Sampit, Kamis (2/7), setelah mengalami rem blong. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Sopir truk, Faizin, mengaku sengaja membanting setir ke arah kiri untuk menghindari pengendara lain yang berada di depannya. Namun, truk justru masuk ke bahu jalan hingga penutup drainase tidak mampu menahan beban kendaraan dan ambles.
"Rem truk tiba-tiba blong. Saya khawatir menabrak pengendara lain, jadi saya banting setir ke kiri. Ternyata penutup drainasenya ambles," ujar Faizin di lokasi.
Baca Juga: Inilah Kronologi Penggerebekan Bandar Sabu di Katingan, Seorang Polisi Gugur dan Dua Lainnya Hilang
Saat kejadian, Faizin mengemudikan truk seorang diri dengan muatan pupuk. Posisi truk yang miring di tepi jalan langsung menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.
Faizin menjelaskan bahwa sebelum digunakan, kondisi rem kendaraan telah diuji di pabrik dan berfungsi normal. Namun, saat truk melintas di jalan, rem tiba-tiba mengalami blong.
"Di pabrik sudah dicoba, remnya tidak blong. Tapi pas di jalan tiba-tiba remnya blong. Daripada menabrak pengendara lain, saya putuskan mengarahkan truk ke sisi jalan," ujar Faizin.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Truk Ambles di Perempatan KFC Sampit, Lalu Lintas Sempat Melambat
Sementara itu, seorang warga yang berjualan telur di sekitar lokasi mengatakan truk sempat terlihat oleng sebelum akhirnya menabrak sisi jalan.
"Saya kira sopirnya mengantuk. Truknya oleng lalu langsung menabrak sisi jalan. Untung kecepatannya rendah, jadi tidak sampai menimbulkan korban," kata warga.
Pantauan Radar Sampit, sebelum proses evakuasi dilakukan, seluruh muatan pupuk terlebih dahulu dipindahkan ke truk lain untuk mengurangi beban kendaraan yang terjebak di atas drainase.
Petugas kepolisian juga sempat mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan lanjutan selama proses penanganan berlangsung.
Meski sempat membuat arus lalu lintas tersendat, kendaraan masih dapat melintas secara bergantian. Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi truk bernomor polisi KH 8640 NM masih berlangsung setelah muatan dipindahkan ke kendaraan lain. (ian)
Editor : Farid Mahliyannor